Media Diminta Netral dalam Pemberitaan Paslon Pilkada

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) H Zulkarnain meminta agar pers netral dalam pemberitaan mengenai pasangan calon Pilkada

Media Diminta Netral dalam Pemberitaan Paslon Pilkada
Bangka Pos / Nurhayati
KPUD Kabupaten Bangka saat mengumumkan perbaikan persyaratan pencalonan bakal pasangan calon (paslon), Rabu (17/1/2018) di Sekretariat KPUD Kabupaten Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) H Zulkarnain meminta agar pers netral dalam pemberitaan mengenai pasangan calon (paslon) terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bangka.

Pemberitaan menurutnya harus berimbang dan harus ada cek and ricek agar tidak ada komplin dari paslon.

"Berita jangan menguntungkan satu pihak atau satu pasangan calon. Seperti kami sebagai penyelenggara tidak boleh mengeluarkan pernyataan apa pun yang bersifat partisan," tegas Zulkarnain kepada bangkapos.com, Senin (29/1/2018) di Sekretariat KPUD Kabupaten Bangka.

Terkait adanya pemberitaan disalah satu media online yang mengatakan salah satu paslon sudah lengkap Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dia menyatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu.

Pada saat pengumuman perbaikan persyaratan paslon disekretariat KPU menurut Zulkarnain dia menyatakan bahwa ketiga paslon persyaratan pencalonannya Tidak Memenuhi Persyaratan (TMS).

"Saya mengatakan pada saat itu seluruh pasangan calon TMS. Ketiga paslon di form kampanyenya tidak memenuhi syarat sesuai PKPU (peraturan KPU-red), ada paslon yang tanda terimanya belum ada dari KPK masih proses tetapi mereka sudah mendaftar dan sudah mendapat user namenya dari KPK. Sebagai wartawan netral sajalah terlepas dari apapun tolong jangan diplintirkan sehingga membuat resah pasangan calon yang lain, membuat tidak enak," jelas Zulkarnain.

Dia mengatakan, jika ada pernyataannya yang diberitakan media diplintirkan seperti itu maka dirinya bisa dipanggil oleh Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Namun jika pemberitaan tersebut dipersoalkan DKPP maka dia akan memanggil wartawan yang melakukan peliputan saat itu, sebagai saksi ada atau tidak dia membuat pernyataan bahwa LHKPN salah satu paslon sudah lengkap.

"Saya akan buktikan saya akan menghadirkan kawan-kawan wartawan kalau suatu saat saya dipanggil terkait dengan pemberitaan itu," tegas Zulkarnain.

Diakuinya ada pihak-pihak tertentu yang ingin menguntungkan paslon tertentu. Namun ditegaskannya kembali ia tidak ada menyatakan bahwa LHKPN salah satu paslon sudah lengkap dan sudah menanyakan kepada wartawan yang hadir tidak ada pernyataan seperti itu saat mengumumkan perbaikan persyaratan paslon.

"Waktu itu saya sebutkan pasangan calon TMS semua, maka mereka harus memperbaiki perbaikannya pada tanggal 18, 19 dan 20 Januari," kata Zulkarnain.

Oleh karena itu ia akan mengaktifkan Humas KPUD Kabupaten Bangka agar berita resmi dari KPUD bisa dibagikan ke media.

"Netralitas kita harus dujaga itu prinsip yang harus dilaksanakan bukan hanya di KPU tetapi sampai jajaran ke bawah KPPS harus bersikap netral. Kalau ada yang tidak netral kita akan lakukan klarifikasi kalau terbukti silahkan diproses oleh bawaslu, bisa dipecat," tegas Zulkarnain.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved