10.100 KK di Kabupaten Bangka Bakal Terima Rasta dan BPNT

Total keluarga yang mendapat bantuan penyaluran beras sejahtera (Rastra) di Kabupaten Bangka jumlahnya mencapai 10.100 kepala Keluarga

10.100 KK di Kabupaten Bangka Bakal Terima Rasta dan BPNT
Bangka Pos / Nurhayati
Sosialisasi penyaluran beras sejahtera (rastra) dan bantuan pangan non tunai (BPNT), Selasa (30/1/2018) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Plt Sekda Bangka Akhmad Mukhsin mengatakan total keluarga yang mendapat bantuan  penyaluran beras sejahtera (Rastra) di Kabupaten Bangka jumlahnya mencapai 10.100 kepala Keluarga.

Adapun jumlah tersebut, tersebar di Kecamatan Sungailiat sebanyak 1.559 Kepala Keluarga (KK), Riausilip sebanyak 1.088 KK, Puding Besar sebanyak 1.183 KK, Pemali sebanyak 533 KK, Merawang 864 KK, Mendobarat 2.336 KK, Belinyu 1.548 KK dan Bakam 989 KK.

Pemerintah pusat saat ini, lanjut Mukhsin mengubah sistem penyaluran bantuan sosial dalam bentuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 

" Pernyaluran beras sejahtera ini dilakukan perubahan mendasar berkaitan dengan penyaluran bansos sampai ke masyarakat tanpa ada pembayaran oleh keluarga penerima manfaat. Begitu juga untuk bantuan pangan non tunai semua tidak dibayar sama sekali, gratis sampai ke penerima semua ditanggung oleh pemerintah," tegas Mukhsin saat sosialisasi penyaluran beras sejahtera (rasta) dan bantuan pangan non tunai (BPNT), Selasa (30/1/2018) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat.

Dikatakannya, penyaluran rasta dan BPNT bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat miskin dalam pemenuhan kebutuhan pokok yang menjadi hak dasar.

Untuk itu dalam penyaluran bansos tersebut dari Januari sampai Juli 2018 keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa beras sejahtera, sedangkan mulai Agustus akan diganti bantuan pangan non tunai.

Diakui Mukhsin keluarga penerima manfaat ini merupakan keluarga dengan kondisi ekonomi 25 persen terendah di daerah pelaksana rastra dan BPNT.

"Data ini berasal dari data penanganan fakir miskin yang merupakan pemutakhiran data terpadu di tahun 2015 lalu," ungkap Mukhsin.

Dia mengimbau, kepada para camat, kades dan lurah dapat memantau penyaluran rasta dan BNPT dengan membentuk tim koordinasi di tingkat desa dan kelurahan masing-masing.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved