Banyak ASN Pensiun, Pemerintah Kota Pangkalpinang Mutasi 236 Orang

Sebanyak 236 ASN yang dilantik terbagi dari 1 pejabat tinggi, 20 pejabat administrasi, 155 pejabat pengawas dan 60 pejabat

Banyak ASN Pensiun, Pemerintah Kota Pangkalpinang Mutasi 236 Orang
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
pengukuhan dan pelantikan 236 aparatur sipil negara (ASN) Rabu (30/1) di ruang pertemuan Kantor Walikota Pangkalpinang. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian mengukuhkan dan melantik 236 aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat fungsional dan jabatan pengawas, Rabu (31/1) di ruang pertemuan kantor Walikota Pangkalpinang.

Wakil Walikota Pangkalpinang, Muhammad Sopian mengatakan pelantikan ini memerlukan proses persetujuan panjang dari Kementrian Dalam Negeri.

Sebanyak 236 ASN yang dilantik terbagi dari 1 pejabat tinggi, 20 pejabat administrasi, 155 pejabat pengawas dan 60 pejabat fungsional.

"Pelantikan ini jangan disalahtafsirkan. Biasanya para pegawai bertanya-tanya apa salah ku? Seyogyanya dimaknai dari sudut organisasi pemenahan dan pemantapan organisasi untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan maksimal," ujar, M.Sopian dalam sambutannya.

Beberapa alasan perubahan struktural ASN di pemerintahan Kota Pangkalpinang dikatakan M.Sopian diantaranya karena kekosongan jabatan akibat usia pensiun.

"Bagi saudara yang dirotasi di jabatan yang berkursi empuk dan zona nyaman janganlah berbesar hati karena di dalamnya ada tanggung jawab. Sementara penurunan jabatan itu untuk kebutuhan organisasi jadi bukan akhir segalanya. Tapi jadi cambuk untuk meningkatkan kapasitas diri," tambahnya.

Di akhir masa jabatan beberapa bulan lagi, pasangan Walikota Pangkalpinang M.Irwansyah bersama Wakil Walikota M.Sopian berkeinginan menyelesaikan tugas pada beberapa program di operasi perangkat daerah (OPD).

Beberapa tugas yang ingin diselesaikan menyangkut program bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu), pengoperasian gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah yang mengusung konsep Green Hospital dan normalisasi kolong serta sungai.

"Alhamdulilah atas usaha kita bersama tahun ini Pangkalpinang dapat dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat senilai Rp.60 miliar untuk pendalaman kolong retensi kacang pedang," tutupnya.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved