Kemenag Belitung Tidak Gelar Salat Gerhana Berjamaah
Kepala Kantor Kemenang Kabupaten Belitung Muhammadiah mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan salat gerhana
Penulis: Dede Suhendar | Editor: M Zulkodri
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Kepala Kantor Kemenang Kabupaten Belitung Muhammadiah mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan salat gerhana saat fenomena gerhana bulan terjadi pada Rabu (31/1/2018) malam nanti.
Namun, menurutnya untuk kegiatan salat berjamaah bersama tidak akan dilakukan, hanya bersifat di lingkup masjid masing-masing.
"Memang jamaah seperti Gerhana Matahari Total (GMT) kemarin tidak ada, karena dari pusat sifatnya imbauan. Tapi kami sudah antisipasi kalau ada permintaan dari masjid-masjid untuk iman atau khatib kami siap," ujar Muhammadiah saat ditemui posbelitung.com.
Ia mengatakan terdapat perbedaan tata cara antara salat gerhana matahari dan bulan. Khusus untuk salat gerhana bulan terdiri dari empat kali rukuk dan sujud, sedangkan gerhana matahari hanya dua kali rukuk dan sujud.
Selain itu, kata dia, jika salat dilakukan secara jamaah secara otomatis diisi dengan ceramah khatib.
"Kalau mau perorangan silahkan. Tapi kami tetap mengimbau melalui penyuluh agar masyarakat melaksanakan salat gerhana bulan sesudah Isya atau pukul 20.00 WIB lewat sedikit," katanya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kepala-kantor-kemenang-kabupaten-belitung-muhammadiah_20180131_145403.jpg)