Laskar Babar Prihatin Dengan Polemik Pengcab-KONI Babar

Saya menyimak mosi tidak percaya ini bukan persoalan Pengurus KONI tidak profesional tapi ini erat kaitannya dengan

Laskar Babar Prihatin Dengan Polemik Pengcab-KONI Babar
Bangka Pos / Riyadi
Ketua LSM Laskar Babar, Jarnas 

Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi


BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Ketua LSM Laskar Babar Jarnas mengaku merasa prihatin terhadap masalah yang terjadi antara Pengcab dan KONI Bangka Barat.

"Kami prihatin, yang dipermasalahkan ini kan permasalahan di tahun 2017, satu sisi kepengurusan KONI Bangka Barat periode sekarang, baru dilantik bulan Oktober 2017.
Kalau baru dua bulan (diakhir 2017) apa yang mau dievaluasi, kalau baru dua bulan KONI kan baru berbenah, kecuali misal dalam tiga bulan ke atas (setelah dilantik)," ujar Jarnas kepada bangkapos.com Kamis (1/2/2017).

Jarnas mengungkapkan, mosi tidak percaya itu tidak berdasar, karena mosinya disampaikan untuk persoalan di 2017, padahal saat mosi tidak percaya itu muncul, kepengurusan KONI Bangka Barat, usianya belum seumur jagung.

"Saya menyimak mosi tidak percaya ini bukan persoalan Pengurus KONI tidak profesional tapi ini erat kaitannya dengan masalah dana.
Idealnya, para pengcab ini saling dukung dalam kegiatan olahraga, bukan saling tuding masalah dana, kisruh di KONI Bangka Barat adalah masalah dana tapi prestasi minim,
ya selesaikan polemik ini dengan koordinasi bersama bukan dengan saling tuding persoalan dana, bagaimana olahraga mau solid kalau kepengurusan olahraga tidak solid," jelas Jarnas.

Sebelumnya,  Ketua Umum KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Alpandi, memberikan saran terkait terjadinya mosi tidak percaya, yang dilakukan terhadap Kepengurusan KONI Kabupaten Bangka Barat.

Menurut Alpandi, soal itu agar dilakukan mediasi, agar masalah yang terjadi bisa selesai atas dasar musyawarah.

"Bupati bisa mempertemukan dan memfasilitasi kedua belah pihak, agar masalahnya bisa clear, melaui mediasi itu apa yang di kehendaki pengcab nanti bisa dipenuhi atau tidak," ujar Alpandi.

Alpandi mengatakan, juga sudah meminta ke Ketua KONI Bangka Barat, agar mengundang seluruh pengcab.

Tujuannya agar KONI memberikan klarifikasi, penuhi (apa yang dikehendaki Pengcab).

Alpandi mengatakan, apa yang dilakukan pengcab-pengcab olahraga ke Kepengurusan KONI Bangka Barat, bukan mosi tidak percaya, tapi merupakan pernyataan sikap.(*)

Penulis: riyadi
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved