Saber Pungli Pangkalpinang Awasi Level UPT

2017 lalu kita langsung action kalau ada laporan. Dari pengalaman lalu laporannya seputar mal administrasi dan kesalahpahaman

Saber Pungli Pangkalpinang Awasi Level UPT
Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
Ketua Inspektorat Pangkalpinang sekaligus wakil ketua saber pungli Pangkalpinang M.Nasir. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tahun ini Inspektorat Pangkalpinang bersama tim sapu bersih (saber pungli) akan memfokuskan perhatian pada unit pelayanan teknis (UPT) dan jajaran vertikal pemerintahan.

Hal ini dikatakan Ketua Inspektorat Pangkalpinang sekaligus wakil ketua saber pungli Pangkalpinang M.Nasir.

Pengaduan adanya pungli dapat dilaporkan melalui sms atau whatsapp kepada Dinas Komunikasi dan informasi (Diskominfo) Kota Pangkalpinang sebagai unit pengaduan.

Namun dikatakan Nasir, belum ada masyarakat yang melapor melalui Diskominfo 2017 lalu. Adapun pengaduan dugaan pungli langsung disampaikan masyarakat ke kantor Inspektorat Pangkalpinang.

"2017 lalu kita langsung action kalau ada laporan. Dari pengalaman lalu laporannya seputar mal administrasi dan kesalahpahaman namun tidak sampai pada tindak pidana," ujarnya saat ditemui Bangka Pos, Jumat (2/2).

Tahun lalu Saber Pungli Pangkalpinang melakukan sosialisasi ke 400 orang yang terdiri dari pegawai dan masyarakat umum di Instansi kodim, jajaran kepolisian, jajaran kejaksaan d Pemerintah Kota.

Tahun ini dibawah Ketua Saber Pungli baru Wakil Kapolres (wakapolres) Pangkalpinang, Nursamsi melakukan sosialisasi berawal dari kantor kecamatan di Girimaya.

"Tahun ini (2018) ada action unit terkecil di pelayanan UPT dan vertikal. Tak menargetkan operasi tangkap tangan (OTT), kita bukan semata-mata mau ngejar masalah duit tapi juga kita perhatikan apakah pelayanan yang diberikan instansi pelayanan ini sudah memberikan kepuasan kepada masyarakat?," tambahnya.

Nasir berharap agar tak ada instansi pemerintahan yang terkena operasi tangkap tangan (OTT). Adapun ia memberikan saran kepada petugas khususnya yang berada di level UPT agar memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan jangan ada, saran saya kecepatan pelayanan ditingkatkan dan jangan ada image bertele-tele nanti dianggap mau duit," tutupnya.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved