Ini Langkah Polisi Antisipasi Kembalinya Aktivitas Tambang Ilegal di DAS dan Hutan Manggrove

Pemasangan Spanduk larangan, serta melakukan patroli dan penyisiran menjadi salah satu langkah jajaran Polres Bangka Barat

Ini Langkah Polisi Antisipasi Kembalinya Aktivitas Tambang Ilegal di DAS dan Hutan Manggrove
ist
Kapolsek Simpang Teritip Ipda Kukuh Feriyanto beserta jajaran Polsek dan Polsek Babar, melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan hutan Manggrove desa Rambat, Senin (5/2/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemasangan Spanduk larangan, serta melakukan patroli dan penyisiran menjadi salah satu langkah jajaran Polres Bangka Barat antisipasi kembali maraknya aktivitas TI ilegal di DAS dan Hutan Manggrove di Desa Rambat Kecamatan Simpang teritip Kabupaten Bangka Barat, Senin (5/2/2018).

Kapolsek Simpang Teritip, Ipda Kukuh mengatakan langkah ini terbukti ampuh, meminimalisir maraknya aktifitas penambangan di DAS dan hutan Manggrove desa Rambat.

Kedepan, pihaknya terus meningkatkan intensitas patroli dan penyisiran, mengantisipasi kembalinya aktifitas TI di DAS dan hutan Manggrove desa Rambat.

" Selain spanduk larangan, kami akan meningkatkan intensitas patroli dan penyisiran aliran sungai, agar tak ada lagi yang merambah DAS dan hutan bakau desa Rambat," kata Kukuh mewakili Kapolres AKBP Firman Andreanto, S.Ik, Senin (5/2/2018).(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved