Tabung Gas 3 KG Sulit Didapat Ini Penjelasan Kadisnakerperindag Kabupaten Bangka

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Thony Marza mengakui saat ini stok pendistribusian gas elpiji ukuran 3 Kg

Tabung Gas 3 KG Sulit Didapat Ini Penjelasan Kadisnakerperindag Kabupaten Bangka
Bangka Pos / Nurhayati
Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka Thony Marza 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Thony Marza mengakui saat ini stok pendistribusian gas elpiji ukuran 3 Kg untuk wilayah Kabupaten Bangka  mengalami pengurangan dibandingkan Desember 2017 lalu.

" Untuk pasokan tabung gas di Desember 2017  memang mengalami peningkatan mendapat pasokan sebanyak 100-150 tabung. sekarang berkurang atau kembali menjadi normal yakni sebanyak 50-70 tabung saja," ujar Thony, Senin (5/2/2018) 

Sedangkan untuk harga yang tinggi Thony mengakui hal itu terjadi lataran penyaluran dari pengecer dititp ke toko yang tentunya mengambil keuntungan juga sehingga harganya lebih tinggi hingga mencapai Rp 30.000.

Namun menurut Thony untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji ukuran tiga kilogram di tingkat pangkalan tetap tidak berubah di angka Rp15.900 per tabung.

"Dalam hal ini kadang-kadang yang membikin harga ini naik penyalurannya model dari pengecer itu dititip lagi di toko tentu mengambil keuntungan juga. Kadang-kadang sampai Rp 20.000, Rp 23.000 bahkan Rp 30.000 mungkin di beberapa tempat," ungkap Mantan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka ini.

Dikatakan Thony Marza  penyalur gas elpiji tiga kilogram atau dikenal dengan si melon, di Kabupaten Bangka ada tiga yakni PT Karya Gas Kencana di Kace Mendobarat, PT Eka Jaya Anugrah Sakti di Simpang Air Anyir dan PT Silvia Jaya Mandiri di Belinyu dan untuk sub agen di SPBU Parit Padang.

Sedangkan untuk pangkalan penyaluran gas tiga kilogram di Kecamatan Pudingbesar sebanyak 12 pangkalan, Merawang 24 pangkalan, Sungailiat 65 pangkalan, Mendobarat 20 pangkalan, Pemali 18 pangkalan, Belinyu 38 pangkalan, Riausilip 13 pangkalan, dan Kecamatan Bakam 14 pangkalan dengan total 204 pangkalan.

"Jadi untuk tiap Desa itu umumnya ada satu sampai tiga pangkalan," ungkap Thony

Namun berdasarkan informasi yang ia terima dari agen, bahwa untuk bulan Desember stok gas elpiji tiga kilogram dari PT Pertamina bertambah karena menghadapi natal dan tahun baru.

Contoh PT Silvia Jaya Mandiri yang di Belinyu mereka dapat jatah gas tiga kilogram dilebihkan selama bulan Desember lalu sebanyak 20 mobil. Satu mobil itu isinya 500 hingga 560 tabung. Sedangkan untuk bulan Januari mulai dari awal Januari itu penyaluran sudah dinormal kembali.

"Jadi posisinya memang pada saat Desember itu berlimpah untuk gas ini. Dalam masa itu tidak ada keluhan segala macam dan menginjak Januari ini pasokannya menjadi normal kembali bahkan ada agen kita yang terpaksa melakukan rolling. Di PT Silvia Jaya Mandiri ini dirolling antara Belinyu dengan Riau Silip dan Sungailiat, ini mungkin kendalanya satu hari hanya satu mobil, paling banyak dua mobil," ucapnya.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved