Bolesa, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Demineral yang Aman Konsumsi

Ia menjelaskan sistem deinosisasi digunakan memproses air minum sehingga mendekati murni

Bolesa, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Demineral yang Aman Konsumsi
Bangkapos/idandimeikajovanka
Kepala Disperindag Kota Pangkalpinang, Ahmad Subekti bersama Totong Siabani selaku Direktur PT. Duta Putra Lexindo di Bolesa Pangkalpinang 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Direktur PT. Duta Putra Lexindo, Totong Siabani menilai sosialisasi yang dilakukan Disperindag sangat baik.

Guna menjalin komunikasi dan sinergi dalam mendorong kemajuan produk daerah.

Selain itu, sebagai ajang Sharing menjalankan usaha dan kendala dilapangan antara pemerintah dan pelaku usaha, Kamis (8/2).

Senada dengan yang disampaikan Ahmad Subekti terkait AMDK Bolesa, Totong membenarkan produk minuman kemasan miliknya merupakan kategori dimineral.

Ia menjelaskan sistem deinosisasi digunakan memproses air minum sehingga mendekati murni.

Sehingga, ia menegaskan bahwa Bolesa aman konsumsi dan tidak menyalahi aturan buat diminum.

Lebih lanjut, ia memaparkan berdasarkan aturan Departemen Kesehatan aturan PH air minum bekisar 5 – 7,5 PH, kecuali air mineral.

Khusus Bolesa PH-nya tidak mendekati 7, yakni 6,3 PH sehingga dikategorikan demineral.

“Bolesa aman dikonsumsi karena sesuai aturan, terjamin kelengkapan perijinanannya, dan halal,” Imbuh Totong.

Ia berharap pemerintah dapat turus berperan aktif mendorong kemajuan produk-produk daerah guna membantu perkembangan UMKM dan pengusaha.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat buat mencintai produk daerah sendiri guna mengurangi angka pengangguran yang dapat menyebabkan krisis sosial.

Tidak hanya itu, ia juga menghimbau kepada penggelut usaha sejenis bersaing secara sehat.

“Kami menaungi 250 pekerja, jika dikalikan dengan tanggung jawab keluarganya bisa mencapai 1000 orang yang nasibnya bergantung pada perusahaan ini. Secara tidak langsung, Bolesa mengurangi angka pengguran dan membantu menghindari terjadinya krisis sosial,” ungkap Totong.(*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved