Ditangkap dan Diperiksa Polisi, Eks Jurnalis BBC Tak Tahu Dilaporkan RomahurMuzy

Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim Pusat Mahendradatta mengatakan, penangkapan mantan jurnalis BBC Asyari Usman tanpa pemanggilan.

Ditangkap dan Diperiksa Polisi, Eks Jurnalis BBC Tak Tahu Dilaporkan RomahurMuzy
Ketua Umum PPP, Rohmahurmuziy saat menghadiri acara pembukaan Munaslub Partai Golkar, Nusa Dua(14/5/2016)(KOMPAS.com/SRI LESTARI) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim Pusat Mahendradatta mengatakan, penangkapan terhadap mantan jurnalis BBC Asyari Usman tanpa didahului dengan pemanggilan.

Bahkan, kata dia, Asyari tidak tahu bahwa dirinya akan diperiksa atas laporan kuasa Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP)Romahurmuziy alias Romi.

Baca: Karena Tulisannya, Mantan Jurnalis Ini, Dilaporkan Ketum PPP Hingga Dijemput Paksa Polisi

"Tidak ada (surat panggilan). Dia juga nanya ke saya, kok langsung klarifikasi tidak ada panggilan," ujar Mahendradatta kepada Kompas.com, Jumat (9/2/2018) malam.

Menurut Asyari, kata Mahendradatta, ia didatangi petugas Bareskrim pada Kamis (8/2/2018) malam untuk diperiksa keesokan harinya.

Baca: Mengejutkan Karyawannya Ungkap Perilaku Umi Pipik Saat Diajak Foto Bareng Sama Pria

Asyari langsung menghubungi Mahendradatta soal kedatangan petugas Bareskrim. Mahendradatta mengaku tak tahu apakah kedatangan petugas malam itu untuk menangkap Asyari atau penjemputan.

"Malam itu tidak ada surat penangkapan. Katanya tadi, bahwa tadi pagi ditunjukan (surat). Bingung saya," kata dia.

Mahendradatta mengaku telah berbincang langsung dengan Asyari melalui sambungan telepon.

Baca: Jadi Saksi Pernikahan, Eko Patrio Sempat Ragu 300 Persen, dan Mengira Angel Lelga Hamil

Halaman
12
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved