Pembekuan Ijin Penjualan Abotyl, Apotek Siap Ikuti Aturan

Apoteker Penanggung Jawab Ponix 24, Desi Nuraini mengaku telah mengetahui adanya pembekuan ijin edar cairan obat luar yang mengandung kosentrat 36%.

Pembekuan Ijin Penjualan Abotyl, Apotek Siap Ikuti Aturan
Bangka Pos / Idandi Meika Jovanka
Apoteker Penanggung Jawab Ponix 24, Desi Nuraini 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKAApoteker Penanggung Jawab Ponix 24, Desi Nuraini mengaku telah mengetahui adanya pembekuan ijin edar cairan obat luar yang mengandung kosentrat 36%.

Satu diantaranya, Abotyl dan obat sejenis berkomposisi serupa. Perihal surat keputusan penarikan produk dipasaran belum dikeluarkan oleh instansi dan dinas terkait.

Menurutnya, anjuran BPOM tidak menjual Abotyl terlebih dahulu sampai adanya keputusan ditarik atau tidak edarannya sangat bijak.

Sebab, kosentrat 36% tergolong tinggi dan berbahaya bila digunakan tidak sesuai aturan. Ia menyarankan penggunaannya harus diencerkan terlebih dahulu bukan langsung ditaruh ke sariawan.

“Permasalahan utamanya di cara penggunaan masyarakat yang kerap keliru,” ujar Desi kepada Bangkapos, Jumat (16/2/2018).

Khusus keberadaan obat tersebut di Apotek Ponix 24, Desi mengatakan masih memajang Abotyl di rak obat.

Tapi, setelah ada imbauan belum diperjualkan kepada masyarakat lagi.  

Jika memaksa, maka pembeli akan di informasikan terlebih dahulu terkait cara penggunaan dan bahaya tidak mengikuti aturan penggunaan.

“Penggunaannya harus tepat, indikasi di abotyl adalah antiseptik yang bisa dipakai untuk kewanitaan dan mulut. Adanya edaran BPOM tidak digunakan sementara maka apotik kami mengikuti,” jelas Desi

Halaman
12
Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved