Umat Tionghoa Antusias Laksanakan Ritual Nyalakan Lilin
Lilin merah dengan beragam ukuran menghiasi kelenteng Kwan Tie Miau di malam pergantian tahun Baru Imlek.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Suharli
BANGKAPOS.COM, BANGKA- Lilin merah dengan beragam ukuran menghiasi kelenteng Kwan Tie Miau di malam pergantian tahun Baru Imlek. Makna penyalaan lilin ini diharapkan bisa menerangi perjalanan diawal tahun Imlek 2569, (16/2/2018).
Ratusan lilin-lilin merah seberat satu setengah ton sampai dengan setengah kilo tersusun rapi di dalam kelenteng Kwan Tie Miau.
Ketua Pengurus Kelenteng Kwan Tie Miau, Henry Kurniawan, mengatakan, lilin-lilin tersebut sumbangan dari umat yang beribadah di Kwan Tie Miau.
"Lilin-lilin ini disumbangkan oleh umat Kwan Tie Miau, lilin ini akan dinyalakan jam 11 malam lebih satu detik malam, bersamaan dengan pergantian Tahun baru Imlek," ujarnya.
Henry juga mengatakan, setelah sembahyang, lilin-lilin tersebut dinyalakan untuk penerangan di awal tahun. Supaya semua perjalanan menjadi terang.
"Kami bagikan satu-satu lilin kecil, mereka bisa menyalakan seberapa lilin yang mereka dapat," tutur Henry.
Usai sembahyang menyambut tahun baru imlek, umat tionghoa mulai berebut dan tertib menyalakan lilin-lilin yang ada.
Nampak keceriaan dari wajah-wajah mereka yang menyalakan lilin, dan semakin jelas terpancar ketika menerima pantulan cahaya lilin yang menyala.
Menurut seorang pengunjung, ada mitos yang mengatakan ketika bisa menyalakan lilin bisa menambah panjang umur selama setahun. (q5)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/umat-tionghoa-menyalakan-lilin-usia-bersembahyang-di-kelenteng-kwan-tie-miau-kamis-1522018_20180216_113612.jpg)