Tarmizi Borong 100 Novel “Cinta Tak Biasa" Natta Reza

Saya borong seratus bukunya, dan silahkan dibagikan kepada mahasiswa. Ketua Yayasan Stisipol Pahlawan 12 ikut memborong 50 buku bagi mahasiswanya.

Tarmizi Borong 100 Novel “Cinta Tak Biasa
Bangkapos/Edwardi
Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Pahlawan 12 Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (1702/2018) menggelar tablig akbar dan amal dengan tema "Let's' Hijrah Keep Strong Istiqomah". 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA –- Menjadi pengisi acara dalam diskusi bersama mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Pahlawan 12 Sungailiat Bangka, Natta Reza bersama istrinya sekaligus motivator, Wardah Maulina membuat para mahasiswa bisa terinsipirasi untuk memberikan yang lebih kepada lingkungan, masyarakat dan lainnya.

Hal ini yang membuat H Tarmizi Saat, dewan pembina Yayasan Cendikia Bangsa untuk memberikan ekspektasi lebih kepada mahasiswa dengan membeli 100 (seratus) novel Natta Reza yang sedang booming dan menjadi tren setter di kalangan generasi muda dan guna pengguna media sosial instagram.

"Saya borong seratus bukunya, dan silahkan dibagikan kepada mahasiswa," katanya di hadapan Natta Reza dan kawan-kawan, Sabtu (1702/2018) di sela—sela tablig akbar dan amal dengan tema "Let's' Hijrah Keep Strong Istiqomah" di  Graha Stisipol Pahlawan 12 Sungailiat.

Tidak ketinggalan juga, Ketua Yayasan Stisipol Pahlawan 12 ikut memborong 50 buku bagi mahasiswanya.

H Tarmizi Saat, selaku dewan pembina mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk quaterhalic di Kabupaten Bangka yang bisa memajukan kabupaten Bangka.

"Buah pikir dari Bang Natta Reza ini bisa dijadikan salah satu ide untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi," ujarnya.

Selain itu juga, dirinya berpesan, Kabupaten Bangka ini, masa depannya ada di sektor pariwisata, dan pertambangan tetap ada pada daerah-daerah yang diizinkan.

"Pariwisata merupakan sumber daya alam yang bisa diperbaharui beda dengan tambang, dan kita akan berkutat dengan banyaknya tenaga kerja yang hadir di Kabupaten Bangka ini, karena masuknya Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA,” tukasnya.

Dituturkannya, dengan semakin banyaknya orang luar, salah satu caranya dengan sifat profesionalisme yang bisa belajar dari kampus.

Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved