70 Persen ASN Bateng Bayar Zakat, Ini Penjelasan Baznas

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) saat ini baru berkisar 70 persen yang membayar zakat

70 Persen ASN Bateng Bayar Zakat, Ini Penjelasan Baznas
bangkapos.com / evan saputra
Hasyim Sya'roni 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) saat ini baru berkisar 70 persen yang membayar zakat. Jumlah ini cukup tinggi, namun belum seluruh abdi negara membayar, Senin (19/2/2018).

Ketua Baznas Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), H Hasyim Sya'roni menjelaskan mengenai belum 100 persennya ASN yang membayar zakat.

Menurutnya saat ini penghasilan ASN di Bateng tak lebih besar dari Rp 3,9 juta yang merupakan penghasilan yang berhak membayar zakat. Namun, walau belum bisa membayar zakat ada Infak dan sedekah.

"Sekitar 70 persen, belum sampai nisabnya, itu 85 gram kalau dihitung uang itu sejumlah Rp3.900.000, kalau belum belum Rp3,9 juta belum wajib zakat biasanya Infak sedekah. Membayar zakat itu kesadaran mau bayar atau tidak, tapi apa salahnya saling membantu," ujar Hasyim.

Dijelaskan Hasyim penghasilan Rp 3,9 juta tidak mesti pendapatan pokok ASN.

"Itu di pangkas 2,5 dari gaji, penghasilan 3,9 juta itu tidak mesti gaji pokok, penghasilan, hanya kadang-kadang bendahara itu menghitung yang pokok saja, tpp itu kadang-kadang tidak di bendahara tapi di bank sama seperti sertifikasi guru, guru kan tidak di keuangan langsung ke gaji bank, ada yang bayar dan tidak. Infak sedekah itu kerelaan, tapi biasanya infaknya nilainya lumayan," ungkapnya.

Penulis: Evan
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved