Aksan : Keberadaan HTI Jangan Sampai Susahkan dan Buat Masyarakat Miskin

Keberadaan hutan tanaman industri (HTI) di Bangka Belitung mendapat penolakan dari masyarakat.

Aksan : Keberadaan HTI Jangan Sampai Susahkan dan Buat Masyarakat Miskin
Bangka Pos / Hendra
Ketua Komisi II DPRD Babel, Aksan Visyawan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Keberadaan hutan tanaman industri (HTI) di Bangka Belitung mendapat penolakan dari masyarakat.

Apalagi lahan di Bangka Belitung semakin sedikit sedangkan masyarakat kian hari semakin bertambah.

Untuk mengatasi permasalahan HTI di Bangka Belitung ini, DPRD Babel membentuk panitia khusus (pansus). Pansus ini dibentuk agar dapat mewakili aspirasi masyarakat.

Ketua Pansus HTI, Aksan Visyawan, Selasa (20/2/2018). mengatakan dengan banyaknya lahan dikuasai pengusaha, masyarakat pun akhirnya menjadi miskin, tak memiliki lahan dan mencari pengidupan dari kuli-kuli di negeri sendiri.

“Jangan sampai masyarakat susah untuk bertani karena lahan sudah dikuasai oleh pengusaha. Rakyat menjadi miskin dan mencari penghidupannya juga dari kuli-kuli,” kata Aksan.

Untuk membahas permasalahan tersebut pansus HTI menghadirkan Dishut, BPN, BLH, Biro hukum Pemprov Babel, Perwakilan masyarakat desa dan Walhi. Pertemuan ditersebut diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat.

“Pertama bisa memberhentikan izin HTI. Gubernur bisa minta ke kemenhut dan lingkuhan hidup untuk segera cabut HTI dengan alasan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat kita. Yang memberikan manfaat bisa dipertahankan,” ujar Aksan.(*)

Penulis: Hendra
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved