Dinamika Pemilihan Wakil Bupati Bateng, Begini Pendapat Politisi, Ada yang Mau Pakai Dukun

Sejumlah spanduk bertuliskan "Sampai kapan? kami masyarakat Bangka Tengah kehilangan arah tanpa wakil bupati" beredar di beberapa tempat

Bangka Pos / Evan Saputra
Spanduk di jalan baypass Kecamatan Koba 

"Saya memahami ada orang yang merasa terganggu dengan tidak adanya sosok wakil bupati. Tapi dalam hal ini kalau menyebut lembaga siapa orang itu. Mari kita sama-sama dialog, bagaimana yang harus kita buat. Kita sudah melayangkan surat ke bupati untuk menanyakan itu kita tidak hantam omong saja, bupati pun sudah menjawab dan bupati tidak bisa berbuat banyak karena keputusan di partai pengusung," tegasnya.

Menangapi beredarnya spanduk mengeluhkan mbannya penentuan nama Wakil Bupati Bangka Tengah.  Lantaran partai Nasdem selaku partai pengusung kembali mengajukan nama pada pemilihan wakil bupati.

Padahal Bupati sendiri saat ini sudah dari partai yang sama, menurut Sekretaris DPD Nasdem Bateng, Abtar karena Nasdem juga memiliki hak yang sama terlebih pihaknya juga sudah mendapat intruksi partai langsung.

"Kenapa masih mengajukan, memang tidak apa-apa, tidak ada yang dilanggar. Nasdem punya hak mencalonkan, setidaknya ada yang mau mencalonkan dari internal kita calonkan dan ini keputusan partai nasdem, dan intruksi langsung dari atas, bukan dari bupati," katanya.

Soal polemik dan dinamika politik dalam pemilihan nama wakil bupati Bangka Tengah, menurut Abtar itu masih dalam hal yang wajar.

"Memang di partai pengusung pada dasarnya permasalahan ini. Dan ini bukan kewenangan bupati. Satu partai tidak tandatangan tidak boleh. Permasalahan saat ini, tidak ada kesepakatan mereka mainkan egonya sendiri. Kami dari nasdem pun ingin ada wakil, kita tidak menahan-nahan, memang serti sekarang kondisinya," ungkapnya.

Mau Gunakan Dukun

Dalam kesempatan wawancara dengan bangkapos.com, Selasa (20/2/2018) entah bercanda atau tidak, Wakil sekretaris DPD Nasdem Bateng, Abtar mengatakan dirinya akan mencari dukun untuk menyatuhkan kesamaan persepsi untuk menetapkan wakil bupati.

Abtar mengatakan pihaknya dipartai pengusung tidak ingin selalu menjadi kesalahan. Sebab, permasalahan saat ini masih di tangan partai pengusung.

"Memang tidak mudah menentukan kesamaan, kita mau mencari dukun untuk menyatukan partai pengusung," katanya.

Halaman
123
Penulis: Evan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved