Ketua KPU Babel: Jangan Dekati Kami Tapi Dekati Pemilih

Karena kami penyelenggara bertanggung-jawab di hadapan publik, dan bertanggung jawab di hadapan Allah

Ketua KPU Babel: Jangan Dekati Kami Tapi Dekati Pemilih
Bangkapos/Feri Laskary
Ketua KPU Babel Fahrurozi (kiri), Kapolda Babel Brigjen (Pol) Syaifu Zachri, Ustadz Arifin Ilham dan Gubernur Babel.Erzaldi Roesman Djohan di Acara Istiqosah dan Deklarasi Damai Pilkada Bangka, Selasa (20/2/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA--  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Babel, Fahrurozi berpesan kepada Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Bangka 2018-2023, agar dekat pada para calon pemilih mereka.

Bukan sebaliknya, Paslon justru "mendekati" KPU agar menang di Pilkada ini. KPU tak perlu "didekati" karena selaku penyelenggara Pilkada, mereka akan bersikap netral.

"Kepada para calon kami ingatkan kalau ingin menang dekati pemilih, jangan dekati kami penyelenggara. Karena kami penyelenggara bertanggung-jawab di hadapan publik, dan bertanggung jawab di hadapan Allah," kata Fahrurozi menyampaikan pesan di acara Istiqosah dan Deklarasi Damai Pilkada Bangka di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat Bangka, Selasa (20/2/2018). 

Ucapan ini dilontarkan Fahrurozi karena mereka tak akan memihak kepada Paslon manapun di pesta demokrasi yang dimaksud.

Bukti netralitas KPU katanya, lima tahun silam saat proses pemilihan umum di daerah maupun berjalan sebagaimana mestinya.

"Pengalaman Tahun 2015 bejalan baik dan aman tidak ada suara yang bergeser ke pasangan lainnya. Kami salurkan suara ke yang dipilihnya. Semua tahapan kegiatan transparan," katanya.

Pernyataan ini dilontarkan Fahrurozi di hadapan Paslon Bupati-Wakil Bupati Bangka 2018, Kapolda Babel Brigjen (Pol) Syaiful Zuchri, Gubernur Babel, Erzaldi, timses dan para undangan di Acara Istiqosah dan Deklarasi Damai tersebut.

"Insya Allah, bila mana tahapan ini lancar, Insya Allah yang terpilih nanti pemimpin yang terbaik dan rakyat kita menuju kesejahteraan.  Mari kita sama-sama komitmen sampai akhirnya tetap kondusif. Semoga yang terpilih adalah yang diinginkan rakyat," katanya.

Istiqosah dan Deklarasi Damai Pilkada Bangka yang diselenggarakan oleh Polres Bangka menurutnya, merupakan langkah positif.

Di sisi lain, dia berharap Paslon, timses dan para pendukung pasangan bertindak sportif.

"Alhamdulilah. Ini menjadi bagian penting karena kampanye fase krusial melibatkan peserta dengan pemilih. Biasanya di tempat lain ada mobilisasi SARA, kemudian mencari kesalahan, menyebarkan berita hoax. Ini menjadi penyakit di alam demokrasi kita," sindirnya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved