Pemred Bangkapos Isi Materi Workshop Menulis Berita di Kemenag Babel

Kegiatan ini diikuti 35 peserta dari kantor wilayah kantor kementrian agama se- Babel, adapula kontingen madrasah.

Pemred Bangkapos Isi Materi Workshop Menulis Berita di Kemenag Babel
bangkapos/idandimeikajovanka
Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Syarief Dayan saat mengisi materi Jurnalistik 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kementrian Agama (Kemenag) Kankawil Provinsi Bangka Belitung menggelar kegiatan workshop penulisan berita. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam penulisan berita di lingkungan kantor wilayah kementrian agama provinsi bangka belitung. Kegiatan dilaksanakan 19-21 Febuari 2018 di Hotel Bumi Asih Pangkalpinang.

Workshop menulis diisi oleh pemateri Pemimpin Redaksi Bangka Pos Group, Syarief Dayan bersama Pengendali Online bangkapos.com, Iwan Satriawan memberikan motivasi dan kiat-kiat menulis berita.

Kegiatan ini diikuti 35 peserta dari kantor wilayah kantor kementrian agama se- Babel, adapula kontingen madrasah.

Pada kesempatan ini, peserta ditawarkan pula lapak menulis opini di halaman harian Bangka Pos.

Syarief Dayan dalam paparannya menyampaikan pentingnya pengembangan kompetensi penulisan berita di kalangan pegawai Kemenag. Sekaligus mempermudah pekerjaan Kemenag mensosialisasikan dan menginformasikan program-programnya.

"Jika bapak-Ibu menulis berita satu hari satu, bayangkan seberapa produktifnya informasi yang diberikan Kemenag kepada masyarakat," ujar Dayan.

Sebelumnya dalam pembukaan kegiatan pelatihan jurnalistik yang diadakan rutin itu, Kepala Kanwil Kemenag Bangka Belitung, Dr. H. M Ridwan, M.M mengatakan terciptanya pengelolaan kehumasan yang proporsional, profesional, efektif dan efisien guna mendukung penerapan prinsip pronsip tata kepemerintahan yang baik.

Dikatakannya peran humas sangat penting mengekspos setiap kegiatan, informasi ke kabupaten kota, dan mengisi konten-konten berita di website.

"Setiap surat yang ada harus kita turunkan ke satker sehingga sistem administrasinya berjalan dan kebijakan yang ada terekspos baik di web kemenag maupun media. Peran humas jangan hanya hasil rekaman dituangkan tetapi harus diolah sehingga bahasa lebih teratur dan korektif sehingga berita yang dihasilkan menarik dan berita yang dihasilkan menarik dan bermutu," ungkap Ridwan.

Ia menambahkan Kementerian Agama Kabupaten/kota diwajibkan untuk membuka web kemenag dan memberitakan semua kegiatannya. Sehingga bermanfaat menjadi bahan informasi dan kepala sekolah maupun guru dimadrasah hendaknya bisa mengembangkan sistem penelitian tindakan kelas. Yaitu dengan menulis di web kita guna bisa menambah angka kredit.

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved