Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi, Ternyata Ini Penyebabnya

Makanan tinggi glikemik mampu memicu respon ketagihan di dalam otak yang membuat kita ingin makan nasi terus.

Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi, Ternyata Ini Penyebabnya
Sehatly
nasi 

BANGKAPOS.COM - Indonesia tecatat sebagai konsumen beras tertinggi di dunia, yakni sekitar 114 kilogram per kapita per tahun.

Ini artinya, mayoritas masyarakat Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan pokok yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Jadi, jangan heran jika banyak orang Indonesia yang memiliki pola pikir “belum kenyang kalau belum makan nasi”. 

Lantas, apa penyebab seseorang bisa merasa belum kenyang kalau belum makan nasi?

Baca: 6 Jurusan Kuliah Ini Sangat Langka di Indonesia, Kamu Pilih yang Mana?

Nasi putih merupakan salah satu makanan yang tinggi akan kandungan indeks glikemik. 

Indeks glikemik sendiri merupakan nilai yang menggambarkan seberapa cepat karbohidrat yang terdapat dalam makanan diubah menjadi gula oleh tubuh manusia.

Jadi, yang membuat kita merasa ada yang kurang jika belum mengonsumsi nasi sebenarnya datang dari dalam otak.

Pasalnya, makanan tinggi glikemik mampu memicu respon ketagihan di dalam otak yang membuat kita ingin makan nasi terus.

Baca: Hati-hati Cara Mengolahnya, 5 Bahan Makanan Ini Bisa Memicu Keracunan

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved