Inilah Ciri-ciri Fisik yang Ditunjukkan Seseorang Saat Mendekati Ajalnya

Menjelang kematian, umumnya tubuh mengalami berbagai perubahan yang biasanya terlihat secara fisik

Inilah Ciri-ciri Fisik yang Ditunjukkan Seseorang Saat Mendekati Ajalnya
net
ilustrasi kematian 

Solusinya, Anda bisa memberi orang terkasih Anda makan makanan lunak atau makanan yang telah dihaluskan agar makanan lebih mudah dicerna.

Perubahan pada kulit

1. Perubahan pada kulit bisa berupa bintik-bintik atau perubahan warna

Biasanya, muncul bercak kehijauan atau merah gelap yang terdapat di belakang lengan atau kaki.

Anda perlu menjaga sprei tetap bersih dan kering untuk menjaga kebersihan kulitnya. Selain itu, Anda juga bisa mengoleskan lotion yang dianjurkan dokter untuk meringankan gejala ini.

2. Luka dekubitus

Luka dekubitus yaitu titik nyeri yang muncul pada tubuh akibat tekanan yang terlalu besar yang terjadi pada satu area tertentu.

Bintik-bintik merah yang muncul pada tonjolan tulang merupakan tanda pertama luka dekubitus. Meringankan tekanan pada luka dengan memiringkan tubuh pasien bisa menjadi solusi.

Jika orang tercinta Anda mengalami peningkatan rasa sakit atau ketidaknyamanan dengan perubahan posisi, Anda bisa menanyakan padanya posisi mana yang membuatnya nyaman.

Gangguan sistem pernapasan

1. Adanya retensi sekret pada faring atau saluran pernapasan bagian atas

Biasanya ditandai dengan suara napas yang berisik walaupun tidak sedang mengalami batuk.

Tidur dengan posisi memiringkan kepala bisa menjadi salah satu solusi. Anda juga bisa menaruh bantal kecil yang empuk di belakang leher untuk mengganjal kepalanya.

2. Sesak napas

Jika orang terkasih Anda mengalami hal ini, maka Anda bisa memberikan oksigen sebagai alat bantu napas.

3. Mengalami cheyne-stokes respirations

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan pola pernapasan yang sangat tidak teratur. Terkadang napas bisa sangat dalam dan cepat, tetapi selanjutnya justru sangat dangkal dan lambat.

Bahkan seseorang yang mengalami kondisi ini bisa mengalami henti napas selama beberapa waktu. Sering kali kondisi ini berlangsung antara 30 detik hingga 2 menit.

Mengarahkan kipas yang anginnya tidak terlalu kencang ke arah pasien bisa membantu meringankan gejala yang dirasakan. Keluarga juga perlu tahu bahwa kondisi ini normal terjadi di masa-masa kritis menjelang kematian.

Perubahan yang terjadi secara keseluruhan saat seseorang berada dalam fase menjelang kematian

Secara keseluruhan, seseorang yang berada dalam fase ini akan terlihat sangat lemah dan lelah.

Akibatnya, orang tersebut akan tidur dalam jangka waktu yang lebih lama. Selain itu, seseorang juga akan mengalami kelinglungan terhadap waktu, lingkungan sekitar, bahkan orang-orang terdekatnya.

Terkadang, bahkan pasien bisa terlihat seperti orang yang sedang koma.

Tak jarang, seseorang yang berada di fase ini juga akan mengatakan bahwa ia bertemu dengan orang yang telah meninggal atau mendatangi tempat-tempat asing yang tidak biasanya dilihat oleh orang lain.

Keluarga mungkin akan menganggap bahwa ini hanyalah halusinasi semata akibat reaksi obat. Namun, hal yang perlu disadari bahwa kondisi ini memang normal terjadi.(*)

Artikel ini pernah tayang di hellosehat.com.
(Widya Citra Andini/hellosehat.com)

Editor: tidakada016
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved