PT PMM Sosialisasikan Pembangunan Pabrik ke Masyarakat

PT Putra Prima Mineral Mandiri Mengelar Sosialisasi keberadaan Pabrik industri pengolahan dan pemurnian mineral Zircon dan Elminit

PT PMM Sosialisasikan Pembangunan Pabrik ke Masyarakat
Bangka Pos / Deddy Marjaya
PT PMM melakukan sosialisasi kegiatan pembangunan pabrik kepada masyarakat Desa Air Anyir Kabupaten Bangka Jum'at (23/2/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM) yang mulai melakukan pembangunan pabrik industri pengolahan dan pemurnian mineral zircon dan elminit di Desa Air Anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengelar sosialiasi ke masyarakat, Jumat (23/2/2018).

"Hari ini kita lakukan kegiatan sosialisasi dengan masyarakat dengan 6 poin inti sebab kita berkeinginan berdampingan dengan masyarakat bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada mereka," kata Edi Sunanta Direktur Operasional PT PMM disela kegiatan.

Sosialisasi yang dilaksanakan yakni terkait lowongan kerja yang diutamakan kepada masyarakat Desa Air Anyir.

Selain itu juga disampaikan mengenai aktifitas yang akan dilaksanakan PT PMM jika mulai berpoduksi.
Juga mengenai CSR yang akan menguntungkan masyarakat. Termasuk para investor yang mensuport kegiatan PT PMM.

Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan mengenai  limbah yang dihasilkan pabrik bukan masuk golongan limbah berbahaya dan aman bagi lingkungan.

Apalagi kedepannya sudah dilakukan perencanaan yang matang untuk pengolahan limbah sehingga tidak merugikan masyarakat.

"Semua aspek kita utamakan masyarakat sekitar khususnya Desa Air Anyir mulai dari perekrutan pekerja, melibatkan masyarakat sebagai mitra, CSR dan lainnya sebab niat kita dengan majunya aktifitas pabrik masyarakat juga ikut merasakan," kata Edi Sunanta

Kegiatan ini juga dihadiril oleh jajaran PT PMM, BLH Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bhabinkamtibmas setempat dan Kades Air Anyir Samsul.

Seperti diketahui peletakan batu pertama pembangunan pabrik telah dilakukan pada 12 Februari 2018 oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung di Desa Air Anyir dan langsung dilakukan tahap pembangunan.

Direncanakan pabrik dibangun dengan investasi Rp 1 trilyun tersebut selesai dengan jangan waktu pembangunan 1,5 tahun kedepan.(*)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved