Breaking News:

Herman CH Kaget dapat Kabar Dirinya Terancam di PAW

Kalau kami dikatakan Pak Haryadi bahwa kami tidak mengakui kepemimpinan Pak OSO pada faktanya secara surat

Bangkapos/Nurhayati
Herman CH 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Anggota DPRD Kabupaten Bangka dari Partai Hanura Herman CH kaget dengan pernyataan yang dilontarkan Ketua DPD Partai Hanura Babel Haryadi versi  Oesman Sapta Odang (OSO) yang akan melakukan pergantian antar waktu (PAW) dirinya bersama sebagai Anggota DPRD dari Partai Hanura dari Bangka Induk, dengan anggota DPRD Pangkalpinang dan Bangka Selatan yang tak mengakui kepemimpinan Haryadi.

Pasalnya menurut Herman CH dirinya tidak menerima surat apapun dari kepengurusan DPD Partai Hanura Babel baik undangan konsolidasi partai maupun hal lainnya.

"Kalau kami dikatakan Pak Haryadi bahwa kami tidak mengakui kepemimpinan Pak OSO pada faktanya secara surat keputusan yang kami terima kepengurusan saya itu ditandatangani oleh Ketum Pak OSO dan saya sendiri secara faktual mengikuti secara faktual daripada proses tahapan pemilu 2018 sesuai instruksi DPP kita fokus kepada verifikasi faktual dan alhamdulillah untuk verifikasi faktual itu sudah kami laksanakan dengam sebaik-baiknyadan dinyatakan memenuhi syarat," jelas Herman saat dikonfirmasi bangkapos.com, Minggu (25/2/2018).

Ditegaskannya, semua syarat untuk mengikuti Pemilu 2019 sudah dipenuhi oleh DPC Partai Hanura Kabupaten Bangka baik kepengurusan, keterwakilan perempuan, domisili kantor dan lainnya.

Setelah dilakukan verifikasi faktual Partai Hanura tersebut ia belum menerima surat apapun  untuk konsolidasi partai dibawah kepemimpinan Haryadi.

"Kalau ditanya kaget ya kaget saya, terkejut saya sendiri tahunya dari pemberitaan. Saya berkomunikasi lewat sekjen yakni Pak Hengki tetapi itu hanya pembicaraan di luar partai semacam komunikasi yang tidak terlalu fokus ke persoalan partai," ungkap Herman CH.

Dirinya bingung  jika dikatakan Haryadi tidak mengakui kepemimpin OSO padahal secara nasional Partai Hanura sudah diakui. 

"Kita sudah tahu Pak OSO mencabut nomor urut parpol dan secara faktual juga di provinsi itu kita ketahui Pak H Haryadi dan Pak Hengki melaksanakan faktual dan kami ditugaskan untuk di kabupaten. Jadi jika dikatakan tidak mengakui kami tidak paham juga itu," sesal Herman CH.

Mengenai persoalan di internal Partai Hanura dikatakannya merupakan persoalan internal partai yang bisa diselesaikan di internal partai sendiri bukan persoalan ke masyarakat.

"Dapat saya tegaskan sebagai kader yang baik tentunya saya akan mematuhi apa yang telah diatur oleh partai itu sendiri," tegas Herman CH.

Dirinya ingin agar di DPC Partai Hanura Kabupaten Bangka tetap solid dimana mereka sesuai arahan DPP Partai Hanura mendukung salah satu kandidat pilkada Kabupaten Bangka 2018, walaupun  gagal sebagai parpol pengusung.

"Solid ini kita jaga kita tidak ingin ada perpecahan di Partai Hanura," harap Herman CH.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved