Leisure Bangka Belitung

Malam Anugrah GIPI Award 2018

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Babel menggelar malam penganugrahan dari GIPI Award 2018.

Malam Anugrah GIPI Award 2018
Bangka Pos / Suharli
Suasana hadirin GIPI Award 2018 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Babel menggelar malam penganugrahan dari GIPI Award 2018.

Penghargaan itu diserahkan kepada sejumlah pembuat film dan jurnalis yang mengikuti kompetisi.

Dalam rangka menggali potensi wisata dan memantik semangat insan kreatif di bidang dokumenter dan jurnalistik, Sabtu (24/2/2018).

Kegiatan tersebut di hadiri Budiman Ginting selaku Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Bangka Belitung, AKP Roby, Ralph Marsoedy sebagai Wakil Ketua Umum GIPI Bidang Usaha Jasa Konsultan Pariwisata, Alfian selaku pengamat seni dan budaya, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Ketua GIPI Babel, Johan Ridwan Hasan mengatakan banyak menemukan potensi pariwisata baru melalui karya peserta.

Ia mengaku sangat mengapresiasi seluruh karya dan bangga dengan semangat kontestan dalam berkompetisi.

Selain itu, literasi yang disajikan bisa menjadi pondasi awal menggali kekuatan pariwisata.

“Saya menilai kegiatan ini sangat luar biasa, terutama ini merupakan tahun pertama GIPI Babel menggelar award seperti ini guna memajukan pariwisata. Semoga kegiatan bisa terus dilaksanakan buat menggali potensi wisata,” ungkap Johan

Bagi Johan, seluruh karya peserta sangat penting dan membantu GIPI dalam menggali, mempromosikan, dan mengembangkan potensi pariwisata di Babel.

Selain itu, hasilnya juga dijadikan dokumentasi GIPI. Ia optimis jurnalis maupun film maker di Babel dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting memajukan pariwisata.

“Seluruh karya film maupun feature dari peserta sangat luar biasa baiknya, bahkan kemarin saya sempat mengikuti penjurian film selama lima jam. Semuanya hebat, tetapi harus ada pemenangnya dan dewan juri pun sangat berpengalaman dan kompeten di bidangnya,” ungkap Johan

Ia menambahkan satu diantara juri melihat potensi baik SMA di Kelapa yang mengirimkan 5 film meskipun belum berkesempatan membawa piala tetapi semangat siswa mengikuti perlombaan sangat besar.

Sehingga, GIPI sepakat mengadakan workshop FGD guna membenahi, mengedukasi, dan mengembangkan minat. Selain itu, dihadiahkan pula satu kamera kepada sekolah tersebut. (*)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved