Dinas Kehutanan Babel Berencana Rekrut 14 Personil Pamhut Tahun Ini

Kasus penggerebekan ilagal logging di hutan gunung Maras tak luput dari peran Dinas Kehutanan, Polisi Hutan dan Kesatuan Pengolah Hutan

Dinas Kehutanan Babel Berencana Rekrut 14 Personil Pamhut Tahun Ini
Adinda Rizki Amanda
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Marwan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Adinda Rizki Amanda 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kasus penggerebekan ilagal logging di hutan gunung Maras tak luput dari peran Dinas Kehutanan, Polisi Hutan dan Kesatuan Pengolah Hutan (SKP) di Bangka Belitung.

Ada sekitar 659.014 hektar hutan di Bangka Belitung yang harus diawasi oleh 30 Polhut yang tersebar, Senin (26/2/2018).

Dari 30 Polhut, ada sekitar 14 polhut ditempatkan di Bangka, dan 16 polhut di Belitung.

Namun karena luasnya hutan yang harus selalu di awasi maka dinas Kehutanan Babel  berencana akan menambah Pengamanan Kehutanan (pamhut) sebanyak 14 orang.

Pamhut merupakan polisi hutan honorer yang direkrut oleh daerah untuk membantu polisi hutan (polhut) dalam menjaga, mengintai dan mengawasi hutan di wilayah Babel.

"Untuk meningkatkan performa Polhut maka kami akan menambah personil pamhut sebanyak 14 orang di wilayah Bangka. Hal ini kami lakukan agar semua hutan dapat diamankan dari penebang liar yang merusak hutan" ungkap Kepala Dinas Kehutanan Babel Herman saat ditemui di kantornya.

Setelah kasus Ilegal logging di Gunung Maras, Dinas Kehutanan akan menekan semua Polhut untuk lebih keras mengawasi hutan di Bangka Belitung.

Hutan yang menjadi prioritas pengawasan ini yaitu hutan konservasi yang luasnya sekitar 35.472.00 ha dan ada sekitar 189.957.00 ha hutan lindung untuk seluruh wilayah Bangka Belitung.

Herman juga akan meningkatkan koordinasi kepada semua pihak yang terlibat dalam mengamankan hutan. Balai Kemantapan Kawasan Hutan (BPKH) serta badan hukum akan tetap menjaga komunikasi dan saling berkoordinasi dalam mengecilkan angka aktivitas ilegal hutan.(*)

Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved