Ilegal Logging Rambah Hutan Konservasi Gunung Maras Belinyu

Ilegal logging atau penebangan pohon secara besar-besaran tanpa mengantongi izin kehutanan terjadi di hutan konservasi Gunung Maras

Ilegal Logging Rambah Hutan Konservasi Gunung Maras Belinyu
ist
Marwan foto bersama barang bukti truk yang membawa puluhan kayu di dalamnya 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Adinda

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Ilegal logging atau penebangan pohon secara besar-besaran tanpa mengantongi izin kehutanan terjadi di hutan konservasi Gunung Maras, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu.

Dinas Kehutanan bersama polisi hutan (Polhut) serta Kesatuan Pengolah Hutan (KPH) bergerak, dan  berhasil mengamankan 9 unit truk yang berisi puluhan kayu dan 1 unit PC beserta 11 orang pekerja. Mereka telah diamankan di Mapolres Bangka, Senin, (26/2/2018).

Barang bukti kegiatan ilagal logging di kawasan gunung Maras
Barang bukti kegiatan ilagal logging di kawasan gunung Maras (ist)

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung Marwan, membenarkan bahwa aktifitas ilegal logging ini telah terjadi di kecamatan Belinyu.

Menurut keterangan Marwan, kasus Ilegal ini terungkap ketika mendapatkan laporan dari warga yang tinggal di sekitar wilayah gunung Maras.

Dalam saksian warga tersebut ia sering melihat truk-truk besar berlalu lalang di sekitar gunung.

Kasus ini pun telah dilaporkan kepada pihak kepolisian Bangka dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

"Kasus ini sudah kami laporkan ke kepolisian, semoga penyelidikan ini bisa membongkar semua yang terlibat di dalamnya," ungkap Marwan.

Penggrebekan ilegal logging ini berlangsung pada malam hari.

"Mereka menebang pohon dan mengantar kayu itu tengah malam dengan tujuan agar tidak ketahuan warga kampung," tuturnya saat ditemui di kantor Dinas Kehutanan.

Halaman
12
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved