Ketua Satgas Pangan: Toko tidak Berhak Menjual Elpiji 3 Kg

Ketua Satgas Pangan Provinsi Bangka Belitung, Kombes (Pol) Mukti Juharsa menegaskan bahwa gas elpiji 3 Kg hanya boleh dibeli di pangkalan.

Ketua Satgas Pangan: Toko tidak Berhak Menjual Elpiji 3 Kg
ist
Ketua Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kombes (Pol) Mukti Juharsa. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Ketua Satgas Pangan Provinsi Bangka Belitung, Kombes (Pol) Mukti Juharsa menegaskan bahwa gas elpiji 3 Kg hanya boleh dibeli di pangkalan. Agen tidak diperbolehkan menjual elpiji ke masyarakat, termasuk juga toko.

"Saya tegaskan yang berhak menjual elpiji 3 Kg hanya pangkalan. Toko tidak boleh menjual kalau bukan pangkalan," tegas Kombes (Pol) Mukti Juharsa, Rabu (28/2/2018).

Dia menambahkan, elpiji hanya untuk masyarakat tidak mampu dan usaha mikro. Usaha mikro yang memiliki aset perusahaan di bawah Rp 50 juta. Pembelian gas ini pun diatur, yaitu dua tabung perminggu nya.

Penerima gas subsidi ini akan didata kembali agar tidak terjadi kekeliruan. Bagi masyarakat yang sudah terdaftar di pangkalannya masing-masing, tidak diperbolehkan membeli dari pangkalan di wilayah lain.

Dia menambahkan, Harga eceran tertinggi (HET) untuk satu tabung elpiji 3 Kg ini sebesar Rp 15.900. Namun jika lebih dari 60 Kg, Bupati/Walikota berhak mengeluarkan aturan untuk HET.

Kombes (Pol) Mukti Juharsa mengimbau kepada masyarakat agar membeli elpiji di pangkalan.

"Masyarakat saya imbau harus beli elpiji di pangkalan. Kalau langka, lapor ke krimsus dan akan kita cek dimana kelangkaannya," tambahnya. (q6)

Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved