Satpol PP Tertibkan Tambang Ilegal di Belinyu, Beroperasi di Pinggir Jalan

Aktifitas tambang ilegal di Kecamatan Belinyu semakin merajalela. Bahkan fasilitas umum pun dirambah

Satpol PP Tertibkan Tambang Ilegal di Belinyu, Beroperasi di Pinggir Jalan
Istimewa
Satpol PP 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Aktifitas tambang ilegal di Kecamatan Belinyu semakin merajalela. Bahkan fasilitas umum pun dirambah. Beruntung Tim Satpol PP Bangka dari Sungailiat aktif melakukan penertiban, seperti yang terjadi pada, Kamis (1/3/2018).

Sejumlah warga mengakui, selama ini aktifitas TI ilegal aman-aman saja. Nyaris tak terdengar ada aparat kepolisian yang menangkap mereka sehingga aktifitas terus berlanjut. Tapi penambang tak menyadari, tak hanya polisi yang berhak merazia, melainkan Pol PP juga punya kewenangan yang sama.

"Akhirnya kena razia Polisi PP," kata warga.

Mengenai razia tambang ilegal tersebut di Belinyu, diakui oleh Kepala Kantor Satpol PP Bangka, Dalyan Amrie, melalui Kabid Penegakan Undang-Undang Pol PP, Achmad Suherman, diketahui tiga unit tambang beroperasi, Kamis (1/3/2018).

"Kita temukan tiga unit tambang, TI mini beroperasi di dekat pinggir Jl Dusun Bantam Belinyu," kata Achmad Suherman.

Karena dikawatirkan dapat merusak fasilitas umum, Pol PP langsung bertindak. Tiga unit tambang mini ilegal tadi dihentikan.

"Ti mini ini bekerja sekitar sepuluh meter dari bibir jalan aspal, apalagi posisi jalan lebih tinggi. Mereka bekerja menggunakan TI mini," kata Suherman.

Mengenai penghentian aktifitas katanya, semata-mata untuk menyelamatkan jalan agar tak ambruk akibat imbas pengrusakan tanah di sekitarnya.

"Bukannya kami menghalagi orang cari rejeki. Tapi dikarenakan dekat fasilitas umum, yaitu jalan aspal, maka terpaksa kita hentikan," katanya.

Pol PP kata Suherman, masih memberikan toleransi pada para penambang yang dimaksud karena tidak melakukan penyitaan pada peralatan tambang mereka. Namun jika mengulangi perbuatannya, tindak tegas akan dilakukan.

"Saat razia, penambang itu kita minta membongkar sendiri peralatan mereka," kata Suherman.

Penulis: ferylaskari
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved