Harga BBM Naik, Mengganggu Uang Jajan Remaja Pangkalpinang

Pasca kenaikan harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) naik menuai tanggapan untuk para remaja selaku pengguna bahan bakar tersebut.

Harga BBM Naik, Mengganggu Uang Jajan Remaja Pangkalpinang
Istimewa
Desty (18) Seorang remaja Pangkalpinang mengaku sangat berpengaruh pasca kenaikan harga BBM

Laporan Wartawan Bangka Pos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pasca kenaikan harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) naik pada Sabtu (24/2/2018) lalu, ternyata menuai tanggapan untuk para remaja selaku pengguna bahan bakar.

Salah seorang remaja pangkalpinang,  Desty (18) yang menetap di Kelurahan Taman Bunga, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang mengatakan kenaikan bahan bakar tersebut berdampak pada pengeluarannya setiap bulan.

“Saya kan pekerja swasta baru bekerja sekitar empat bulan apalagi dengan Upah Minimum Kerja, jadi sangat berpengaruh sekali terutama pada uang jajan,” ujarnya saat BangkaPos berkunjung ke kediamannya, Sabtu (3/3/2018).

Senada dengan itu,  ia juga menambahkan apalagi cewek kan perlu perawatan jadi harus pintar membagi keuangan.

“Untuk pengeluaran uang perbulan  bahan bakar sekitar Rp 200 ribu,  pasca kenaikan BBM saya harus memotong uang jajan yang awalnya Rp 1 juta menjadi Rp 700 ribu,”  tambah desty.

Di sisi lain,  ia juga mengaku selalu mengisi BBM di Pertamina,  tidak pernah mengisi eceran membuat pengeluaran cukup besar.

Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved