Grandprix Thomryes Marth Kadja Doktor Termuda Indonesia Berkat Pola Didik Orangtua

Keberhasilan Grandprix Thomryes Marth Kadja (24) meraih gelar doktor termuda di Indonesia tidak terlepas dari dukungan orangtua.

Grandprix Thomryes Marth Kadja Doktor Termuda Indonesia Berkat Pola Didik Orangtua
KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI
Grandprix Thomryes Marth Kadja seusai memaparkan disertasinya di hadapan penguji dalam sidang terbuka di Gedung Annex, CCR, Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Tamansari, Jumat (22/9/2017) siang. Grandprix dinyatakan lulus dengan nilai cumlaude dan menyandang gelar dokter termuda Indonesia di usia 24 tahun. 

Meski sedang sakit, Oktovianus pun bersemangat menceritakan semua tentang putranya mulai dari bayi hingga dewasa.

Grandprix lahir di Kota Kupang, 31 Maret 1993, atau satu tahun setelah ia dan sang istri tercinta menikah pada 17 Juni 1992.

Dia merupakan sulung, sekaligus putra satu-satunya. Usia Grandprix terpaut jauh dengan dua adik perempuannya.

"Sejak kecil mulai dia sekolah, saya selalu ingatkan dan nasihati dia sampai dia berangkat kuliah pun saya masih nasihati dia. Saya tiap hari nasihati dan tidak pernah bosan selalu mengingatkan dia untuk hidup disiplin dan patuh perintah orangtua," kata Octovianus yang saat ini bekerja di Bank Christa Jaya Kupang.

Baca: Air Putih Hangat atau Dingin, Mana yang Menyehatkan?

Octovianus pun bangga, karena meski dinasihati terus-menerus,  Grandprix tidak pernah membantah, apalagi melawan.

"Tidak pernah pernah satu kata bantahan yang keluar dari mulutnya ketika saya kasih nasihat ke dia. Dia hanya bilang, 'Iya, Bapak'," ucap Octovianus.

Grandprix masuk SD GMIT Manumuti Tarus di usia lima tahun. Selanjutnya, bersekolah di SMP Negeri 2 Kota Kupang. Kemudian masuk di SMA Katolik Giovanni Kupang.

Di SMA, Grandprix mengikuti kelas akselerasi sehingga dalam waktu dua tahun ia pun lulus sekolah.

"Sejak SD sampai SMA, anak saya ini selalu juara umum. Pada waktu SMA, pernah mengikuti Olimpiade Kimia tingkat SMA khusus di NTT dan dia juara 1," kata Octovianus, yang juga anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua periode 2009-2014.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved