Polantas Gelar Operasi Selama 21 Hari, Ini 7 Tips Ampuh Agar Lolos dari Razia
Operasi itu berlangsung selama 21 hari yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
BANGKAPOS.COM--Mulai Senin (5/3/2018) dan berakhir pada Minggu (25/3/2018) Kepolisian RI akan menggelar Operasi Keselamatan 2018.
Operasi itu berlangsung selama 21 hari yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Seperti dikutip dari Tribun Kaltim, Operasi Keselamatan 2018 bertujuan untuk menertibkan pengendara dan meminimalisir angka kecelakaan.
Tindakan tak hanya berupa penilangan, tetapi polisi juga akan mengedepankan teguran dan imbauan, yang bersifat pencegahan.
Tilang baru akan diberlakukan bila pelanggarannya sudah parah.
Pelanggan yang menjadi prioritas di antaranya adalah tidak memakai helm, knalpot racing, kendaraan rakitan, plat nomor yang bermasalah.
Serta melawan arus, tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan HP saat berkendara, berkendara belum cukup umur, serta berboncengan lebih dari satu.
"Sebanyak 20 persen dilakukan penindakan, pelanggaran yang menonjol, yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan akan langsung ditindak," kata Kasubbag Humas Polresta Samarinda, Ipda Danovan.
Nah, agar aman dari tilang polisi saat operasi tersebut, Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan pun memberi saran pada para pengendara.
1. Pengendara disarankan untuk mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas.
2. Melengkapi surat dan syarat teknis laik jalan kendaraan.
3. Menggunakan helm standar dan sabuk keselamatan dengan benar.
4. Tidak menggunakan HP saat berkendara.
5. Tidak kebut-kebutan.
6. Dilarang keras mengemudi saat mabuk.
7. Tidak mengizinkan anak di bawah umur untuk mengemudikan kendaraan bermotor.
Zeo Accident
Polda Kepulauan Bangka Belitung Senin (5/3/2018) melaksanakan gelar pasukan Operasi Keselamatan Menumbing 2018 dihalaman Mapolda Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan dipimpin oleh Kapolda Brigjen (Pol) Syaiful Zachri dihadiri oleh Wakil Gubernur Abdul Fattah, Danrem Kolonel (Inf) Abdurrahman, Danlanal Kolonel Laut (P) Iwan Kuswanto.
Pasukan yang mengikuti gelar antara lain dari jajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polisi Militer, TNI dan Dishub.
"Operasi ini untuk mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga keselamatan saat berkendaraan di jalan raya," kata Brigjen (Pol) Syaiful Zachri
Kapolda berharap Zero Accident selama pelaksanaan operasi Keselamatan.
Petugas yang terlibat dalam operasi diminta untuk mengedepankan cara-cara simpakti baik dalam memberikan tindakan kepada pelanggar maupun memberikan peringatan.
Sementara masyarakat terutama penggunna jalan raya untuk mentaati aturan lalulintas dengan kesadaran bahwa aturan dibuat demi kenyamanan bersama.
"Zero accident selama Operasi Keselamatan Menumbing 2018, yah masyarakat harus memulai dari diri sendiri untuk mentaati aturan lalulintas," kata Brigjen (Pol) Syaiful Zachri.
Sementara itu Dirlantas Kombes (Pol) Dwi Asmoro mengatakan besar kecilnya suatu pelanggaran sama saja.
Namanya melanggar tentu ada sanksi yang dihadapi.
Seperti penggunaan helm yang kertap dianggap remeh.
Juga pembatasan kecepatan yang kerap dilanggar.
Sebab pelanggaran yang dianggap sepele malah kerap memakan korban.
"Jadi patuhilah aturan sekecil apapun itu dalam berkendaraan sayangi diri anda keluarga menunggu dirumah keselamatan tetap nomor satu," kata Kombes (Pol) Dwi Asmoro.(motorplus/bangkapos)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/kapolda-bangka-belitung_20180305_123439.jpg)