Terindikasi Pungli, ini tanggapan Kepala Dukcapil Belitung Timur

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Beltim Ernadi mengatakan, wajar jika Dukcapil

Terindikasi Pungli, ini tanggapan Kepala Dukcapil Belitung Timur
Pos Belitung/Disa Aryandi
Kepala Dukcapil Beltim Ernadi.

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Beltim Ernadi mengatakan, wajar jika Dukcapil sebagai salah satu titik yang dimungkinkan terjadi kegiatan pungutan liar (pungli).

Sebab menurutnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ia pimpin saat ini tempat melakukan kegiatan pelayanan publik berupa pelayanan dokumen kependudukan.

Namun pada pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk), kata dia, bahwa pengurusan dokumen tidak dipungut biaya. Itu tertuang pada peraturan daerah (perda) nomor 6 tahun 2017 tentang penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

"Nah perda itu sudah diterbitkan sejak tanggal 29 Agustus 2017. Itu tertera pada pasal 50 bahwa pengurusan dan penebitan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya," kata Ernadi kepada posbelitung.co, Selasa (6/3/2018).

Ernadi menyebutkan setiap pelayanan dokumen kependudukan di Dukcapil 'gratis'. Ini sebagai salah satu bukti, bahwa mereka merupakan OPD yang dinilai 'berambu-rambu hijau dari ombudsman'.

"Nah dari ombudsman, kami mendapat nilai telah melaksanakan kepatuhan tinggi terhadap standar pelayanan publik sesuai undang-undang nomor 25 tahun 2009," ucapnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved