Semalaman Melaut, Yanto Berhasil Pancing 20 Kg Torak

Menggunakan sebuah perahu ukuran panjang tujuh meter dan lebar 120 Cm, Yanto sendirian melaut

Semalaman Melaut, Yanto Berhasil Pancing 20 Kg Torak
Bangkapos/Fery Laskari
Yanto (44), Warga Belinyu spesialis nelayan pancing cumi atau torak. 

"Namun cuaca di lautan kadang tak menentu. Makanya tergantung musim juga. Kalau lagi dak ada musimnya, susah cari torak. Tapi kalau lagi musim, dalam semalam saya bisa dapat 20 Kg atau kadang lebih," kata ayah dua anak itu berbagi cerita.

Yanto mengaku sejak masih berusia remaja, dan masih  duduk di bangku sekolah dia sudah mulai turun ke laut. Pengalamannya memancing cumi atau torak tak diragukan lagi.

"Sudah lama jadi nelayan, sejak masih sekolah juga sudah ke laut," katanya.

Seiring waktu Yanto yang awalnya hanya ikut orangtua atau keluarga mencari ikan di laut, kini bisa mandiri.

Dari hasil yang dia dapat, Yanto bisa membeli perahu sendiri walaupun dalam kondisi bekas.

"Inilah perahu saya, beli bekas Rp 6,5 juta, sudah dua tahun di tangan saya," katanya.

Sebagai nelayan kata Yanto, dia dan juga rekan seprofesi tak mau menantang alam. Ketika musim badai datang, dia dan rekan nelayan memilih berteduh atau sama sekali tak turun ke laut.

Hal itu dilakukan agar selamat dari maut.

"Syukurlah belum pernah dihantam badai karena rekan-rekan nelayan disini saling mengingat kalau cuaca tidak bagus," katanya.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved