Smart Women
Dokter Ni Putu Surya Diana: Pendidikan Bagi Saya Nomor Satu
Bermula kisah masa kecil, saat dia melihat sang kakek terbaring sakit, lalu meninggal dunia
Laporan Wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Gadis lajang, cantik nan pintar. Paras ayu, menebar pesona.
Itulah dia, Ni Putu Surya Diana, profesi dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang.
Bermula kisah masa kecil, saat dia melihat sang kakek terbaring sakit, lalu meninggal dunia.
Kemudian sang bibi mengalami nasib serupa. Ketika itu tak banyak yang dapat dia perbuat.
Namun itu pula yang memicu 'Putu Kecil' menjadi seorang dokter, agar nanti berguna bagi orang sekitarnya.
Impiannya menjadi dokter tak sia-sia. Karena kini cita-cita itu bisa ia raih, walau melalui perjuangan yang tak mudah.
Putu menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia.
Gadis kelahiran tahun 1992 yang pernah menjuarai lomba poster sekampusnya itu, lulus dengan nilai yang cukup memuaskan.
Seiring waktu, Putu bertugas di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang sejak Tahun 2015.
Tak ingin hanya menjadi dokter biasa, Putu berniat menuntut ilmu lebih tinggi lagi, berencana menempuh pendidikan kedokteran, spesialis paru. Pendidikan bagi Putu sangat lah penting.
"Apalagi kita perempuan harus cerdas. Sebab nanti kita lah yang mengajari anak-anak. Makanya, pendidikan bagi saya, itu nomor satu," katanya.
Nanti setelah pendidikan spesial paru berhasil ia lewatkan, Putu berencana tetap mengabdi di Pulau Bangka.
Ia mengaku akan tinggal di pulau ini demi mengabdikan diri karena pasti akan dibutuhkan banyak orang, walau harus jauh dari kampung halaman.
Bahkan penyuka sambal rusip khas Bangka itu mengaku ketika nanti sudah punya pasangan, ia akan ajak menetap di pulau ini.
"Saya, kalau bisa ya tetap (tugas) di Bangka. Saya sering kasihan lihat pasien-pasien disini. Di Bangka saya siap ditempatkan di wilayah mana saja asal penugasan dan SK saya jelas." kata Putu, mengaku berasal dari kalangan keluarga militer dan pengusaha, seraya menebar senyum paling manis.
Soal profesi dokter yang dia geluti saat ini, tak perlu diragukan. Pengabdian di bidang kesehatan menjadi hal terpenting dalam hidupnya.
"Apalagi dari kecil saya memang sudah bercita-cita menjadi dokter. Semuanya saya lakukan untuk bisa jadi dokter. Belajar di sekolah, ikut kursus, bimbel segala macam. Memilih jurusan IPA ketika SMA. Syukurlah akhirnya perlahan-lahan impian itu, saya raih." tutur si pemilik lesung pipit sebelah kanan, begitu percaya diri ketika berbincang-bincang dengan Bangka Pos Group, Kamis (8/3/208).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/dr-ni-putu-surya-diana_20180311_171610.jpg)