Keluarga Terpukul Mendengar Pratu Randi Tewas saat Menolong Anak TK dari Dalam Tank yang Tenggelam

Keluarga sangat terpukul dan sulit untuk menerima kabar duka tersebut karena Pratu Randi Suryadi baru saja kembali ke Jawa.

Keluarga Terpukul Mendengar Pratu Randi Tewas saat Menolong Anak TK dari Dalam Tank yang Tenggelam
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Ibu Pratu Randi Suryadi, Oneng Rohaeni, tak kuasa menahan tangis di depan pusara makam anaknya. 

"Tidak tahu kalau itu pertanda atau bukan, hanya saja tiga hari lalu ada yang mengetuk pintu rumah saya dan bilang "Mang," tapi saat dibuka tidak ada siapa-siapa," ujar Cucu Suhendar.

Baca: Pratu Randi Tewas Kelelahan Usai Selamatkan Anak-anak TK di Dalam Tank yang Terperosok ke Sungai

Kini, Cucu Suhendar dan keluarga besar Pratu Randi Suryadi hanya dapat berusaha untuk mengiklaskan kepergian putra kebanggaan mereka.

"Walau berat, saya akan belajar ikhlas," ujar Cucu Suhendar.

Pratu Randi Suryadi merupakan satu dari dua korban tewas dalam kecelakaan yang dialami kendaraan lapis baja tank M113 milik TNI AD di Sungai Bogowonto, Kabupaten Purworejo, Sabtu (10/3/2018).

Kecelakaan tersebut melibatkan tank M113 dari Batalyon Infanteri Mekanis 412 Divisi Infanteri 2/Kostrad, yang membawa rombongan anak-anak Pos PAUD Ananda Kelurahan Sindurjan Kecamatan/Kabupaten Purworejo.

Pratu Randi Suryadi meninggal setelah berupaya menyelamatkan anak-anak PAUD yang ikut terjatuh ke sungai bersama tank yang ditumpangi mereka.

Selain Pratu Randi Suryadi, korban meninggal lainnya adalah Kepala PAUD Ananda, Iswandari.

Keluarga Masih Sulit Menerima 'Kepergian' Pratu Randi yang Mendadak

Isak tangis mewarnai pemakaman Pratu Randi Suryadi di pemakaman keluarga di Kampung Sirahcai, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (11/3/2018).

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved