Breaking News:

Harmonisasi dan Sinergitas Perkuat Pembangunan Bangka Belitung

Wakil Gubernur Babel H Abdul Fattah mengemukakan pembangunan di daerah itu perlu harmonisasi, sinkronisasi dan sinergitas.

Bangka Pos
Wakil Gubernur Bangka Belitung, H Abdul Fattah membuka Rapat Koordinasi Daerah Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ballroom Hotel Santika Bangka, Selasa (13/3). 

PANGKALANBARU, BANGKA POS - Wakil Gubernur Bangka Belitung, H Abdul Fattah membuka Rapat Koordinasi Daerah Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ballroom Hotel Santika Bangka, Selasa (13/3).

Kegiatan dihadiri Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN Pusat Prof Drh Muhammad Rizal Martua Damanik, Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel Darwis Sitorus, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hj Etna Estelita, Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kepulauan Babel serta peserta OPD Kantor Dinkes dan KB se- Bangka Belitung.

Sebelumnya digelar Pra Rakorda diikuti 40 peserta dari utusan OPD Kantor KB dan Dinkes Kabupaten/Kota se-Babel, Senin (12/3).

Rakorda yang mengusung tema "Penguatan Integritasi Program Lintas Sektoral di Kampung KB Guna Mempercepat Terwujudnya Kualitas Sumber Daya Manusia" diawali dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Babel H Abdul Fattah.

Materi yang disampaikan dalam Rakorda, potret demografi dan kesehatan Indonesia berdasarkan SDKI 2017 disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Babel serta evaluasi pencapain program KKBPK 2017 dan rencana operasional program KKBPK 2018.

Wakil Gubernur Babel H Abdul Fattah mengemukakan pembangunan di daerah itu perlu harmonisasi, sinkronisasi dan sinergitas sehingga ada kekuatan untuk dapat melakukan pembangunan di Provinsi Kepulauan Babel.

"Apa yang didiskusikan dan dibicarakan dalam Rakorda KKBPK disinkronisasikan dan sinergisasi dalam menyusun program pembangunan di Babel," jelasnya.

Sinkronisasi antara program nasioanl dan program di provinsi, kabupaten dan kota merupakan kesatuan dalam menyusun rencana pembangunan dalam Negara Kesatuan RI.

Ditambahkannya, permasalahan pengendalian terhadap pertumbuhan penduduk di Babel dan Indonesia, serta pemberdayaan manusia yang berkualitas merupakan inti dari apa yang dibicarakan dan didiskusikan pada Rakorda KKBPK.

"Merupakan suatu konklusi yang disampaikan mengenai program berkaitan dengan harmonisasi dalam program yang melahirkan sumber daya manusia yang baik dan berkualitas," ungkapnya.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved