Penuhi Panggilan Komnas HAM, Novel Ungkap Fakta Baru Penyiraman Air Keras

Tadi dijelaskan juga penyerangan kepada KPK dan institusi penyidik dan staf KPK tidak hanya 11 April 2017

Penuhi Panggilan Komnas HAM, Novel Ungkap Fakta Baru Penyiraman Air Keras
Kompas.com/YOGA SUKMANA
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan memenuhi panggilan Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM), Salasa (13/3/2018). 

Menurut Algifari, Novel mengungkapkan bahwa penyiraman air keras juga terjadi pada pegawai KPK lainnya. 

Ia menyebutkan, ada dua orang pegawai KPK yang disiram dengan air keras.

Penyerangan itu terjadi sebelum kasus penyiraman air keras kepada Novel terjadi.

Namun, Algifari tidak bisa menyebut nama dua pegawai KPK karena alasan keamanan pegawai tersebut.

"Dua orang yang disiram air keras mobilnya, perusakan kepada barangnya terkait tugas-tugasnya di KPK ketika dia menyidik dan menyelidiki kasus-kasus yang terkait dengan orang kuat," kata dia.

Terkait detil peristiwa itu, Algifari mempersilakan wartawan untuk menanyakannya kepada KPK karena dua orang yang diserang dengan air keras adalah dua pegawai KPK.

Pasa kesempatan yang sama, kuasa hukum Novel lainnya, Yati Andriani meminta agar wartawan menanyakan kasus penyiraman air keras dua pegawai KPK itu kepada Kepolisian.

Sebab ada beberapa kasus yang dilaporkan ke polisi, namun tidak tuntas penanganannya.

Novel sendiri berharap agar berbagai keterangan yang disampaikannya kepada Komnas HAM bisa membantu penyelesaian kasusnya.

Ia juga berharap, penyerangan dengan air keras kepada dirinya merupakan yang terakhir dan tidak membuat para pegawai KPK takut memberantas korupsi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kepada Komnas HAM, Novel Ungkap Penyiraman Air Keras Tak Hanya Terjadi Kepadanya

Editor: tidakada016
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved