Breaking News:

15 Nama Digodok Jadi Calon Pendamping Prabowo di Pilpres, Gatot, Anies dan Cak Imin Masuk Bursa

Tanpa menyebutkan namanya, Muzani menyebut ada 15 nama yang sekarang masuk bursa Cawapres Prabowo.

Editor: fitriadi
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menyapa di depan simpatisan dan para kader partai pada Deklarasi pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah (Eramas), di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara, Minggu (7/1/2018). Paslon tersebut mendeklarasikan diri setelah diusung oleh enam partai, Partai Gerindra, PAN, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKS dan Partai Hanura. 

Ketika disinggung nama Mahfud MD, putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, tidak dapat memastikan apakah termasuk dalam radar partai atau tidak.

"Ya bisa masuk, bisa juga enggak, jadi semuanya akan kita pertimbangkan," ucap Puan.

Menurut Puan, saat ini partai masih melakukan pemilihan-pemilihan yang tepat dan masih dapat berubah, karena waktu pendaftaran capres dan cawapres masih empat bulan ke depan.

"Jadi nama yang masuk dan nama yang keluar itu, bisa kapan saja terjadi, masih cair sekali, masih dinamis," ujar Puan.

Puan yang kini menjabat sebagai Menko PMK, menyatakan, PDIP juga memiliki calon-calon wakil presiden dari kalangan internal partai.

"Internal juga pasti punya nama, seperti PDIP punya kader yang terbaik, Ibu Ketua Umum (Megawati) mendorong kader muncul di manapun, makanya muncul kalangan muda dari PDIP," papar Puan.

Namun, nama kader internal yang kemungkinan mampu mendampingi Jokowi nantinya, dirinya tidak dapat menyebutkan.

"Banyaklah namanya, sudah kita pertimbangkan dan Ibu Ketua Umum juga tahu siapa namanya," ujar Puan.

PPP Ngotot

Sebagai partai yang telah mendeklarasikan dukungannya untuk Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pilpres mendatang, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus menekankan bahwa calon Wakil Presiden ( cawapres) yang tepat harus dari kalangan agamis.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arsul Sani.

Baca: Warga Taiwan Pengedar Narkoba Nekat Nyebur ke Kali Ancol Penuh Lumpur saat Disergap Tim BNN

Jokowi, ia sarankan lebih baik memilih calon pendamping dari kalangan santri.

"Kalau kami PPP, melihat cawapres Pak Jokowi itu dari kalangan agamis, atau yang pernah bersentuhan dengan santri," ujar Arsul.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved