Beli Bijih Timah Ilegal, Jaksa Hanya Tuntut 7 Bulan Penjara Kolektor Timah, Ini Alasannya

Kolektor Timah asal Kudai Sungailiat, Efendi alias Aki (38) hanya dituntut 7 bulan penjara, Selasa (20/3/2018).

Beli Bijih Timah Ilegal, Jaksa Hanya Tuntut 7 Bulan Penjara Kolektor Timah, Ini Alasannya
Bangka Pos / Ferylaskari
Kolektor Timah, Efendi alias Aki (38) mengenakan rompi tahanan warna hijau muda saat diadili dalam sidang, Selasa (20/3/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kolektor Timah asal Kudai Sungailiat, Efendi alias Aki (38) hanya dituntut 7 bulan penjara, Selasa (20/3/2018).

Menurut jaksa tuntutan yang terkesan ringan lantaran terdakwa mengakui perbuatannya serta belum pernah dihukum sebelumnya.

"Pertimbangan tuntutan hanya tujuh bulan karena terdakwa mengakui perbuatannya, bersikap sopan di persidangan dan karena terdakwa belum pernah dihukum, sebelumnya. Itu alasannya dituntut tujuh bulan, bukan karena ada apa-apanya,"  ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengganti, Aditia Sulaeman mewakili JPU Utama, Iksan dan Risol dari Kejati Babel, usai sidang, Selasa (20/3/2018).

Dalam persidangan kata Aditia, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 161 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009, tentang Minerba.

Terdakwa dinyatakan menampung pasir timah yang bukan berasal dari ijin usaha pertambangan (IUP) alias timah yang tak jelas asal-usulnya, dan tidak mengantongi ijin.

"Sehingga terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 161 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba. Dia dituntut selama tujuh bulan,  denda Rp 20 juta, subsider tiga bulan kurungan, perintah tetap ditahan dan barang bukti dirampas untuk negara," katanya.

Sementara itu sebelumnya, sidang tuntutan sempat ditunda satu pekan. Pekan lalu jaksa mengaku belum siap pada tuntutan sehingga agenda sidang tuntutan dialihkan, Selasa (20/3/2018).

Saat sidang, Selasa (20/3/2018), Terdakwa Efendi alias Aki mengenakan rompi tahanan warna hijau digelandang oleh pihak kejaksaan menuju ruang sidang dalam kondisi tangan terborgol.

Kolektor timah yang dimaksud menjalani proses sidang agenda tuntutan di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat. Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Sarah Louis Simanjuntak.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved