Plt Bupati Ingatkan Masyarakat Sebagai Warga Negara Taat Pajak

Kalau tidak bayar pajak berarti tidak peduli kepada negara. Kami mengingatkan bayarlah pajak sesuai kewajiban dan kontribusi. Kita

Plt Bupati Ingatkan Masyarakat Sebagai Warga Negara Taat Pajak
Bangkapos/Nurhayati
Plt Bupati Bangka Rustamsyah saat menerima cenderamata dari Kepala Bidang Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Muhammad Dahlan Saleh pada acara Pekan Panutan Pajak dan Penghargaan Wajib Pajak Tahun Pajak 2017, Selasa (20/3/2018) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat Kantor Bupati Bangka. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Plt Bupati Bangka Rustamsyah mengingatkan masyarakat termasuk para pegawai di lingkungan Pemkab Bangka agar taat pajak.

Menurutnya pembangunan daerah di Kabupaten Bangka sebagian besar di dapat dari sumbangan pajak yang dibayar masyarakat.

"Sebagai umat beragama kita taat ibadah, sebagai warga negara kita taat pajak. Jadi dunia kena akhirat kena. Itu merupakan pedoman bagi kita," ungkap Rustamsyah saat membuka kegiatan Pekan Panutan Pajak dan Penghargaan Wajib Pajak Tahun Pajak 2017, Selasa (20/3/2018) di Ruang Rapat Bangka Bermartabat Kantor Bupati Bangka.

Menurutnya, pegawai di lingkungan Pemkab Bangka tidak hanya memberikan bukti laporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) saja tetapi juga membayar Pajak Penghasilan (PPh) karena setiap ada honor kegiatan pasti dipotong untuk pajak terlebih dahulu, baru dibayar kepada pegawai yang berhak menerimanya.

"Kita bayar bukan per tahun lagi tapi per kegiatan. Kita harus membayar pajak supaya jadi agen perubahan," kata Rustamsyah.

Dia juga mengajak para tokoh agama bisa mensosialisasikan ke masyarakat agar membayar pajak sehingga target pembangunan bisa tercapai.

"Ini merupakan kerja kita bersama. Kalau perlu punya KTP punya NPWP. Dengan kerja keras dan komitmen bersama target Babel bisa terpenuhi," harap Rustamsyah.

Menurut Kepala Kanwil DJP Sumsel Babel diwakili Kepala Bidang Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Muhammad Dahlan Saleh, penyumbang terbesar APBN yang memberikan kontribusi untuk pembangunan negara berasal dari sektor pajak sebesar 75 persen.

Diakuinya jika negara hanya mengandalkan sumber daya alam maka akan habis. Begitu juga sumber lainnya dari utang luar negeri ada batas maksimalnya.

"Kalau tidak bayar pajak berarti tidak peduli kepada negara. Kami mengingatkan bayarlah pajak sesuai kewajiban dan kontribusi. Kita ini bagian warga negara untuk bela negara," ungkap Dahlan.

Presiden RI Joko Widodo sudah memberikan contoh dengan menyampaikan SPT tahunan. Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan juga baru-baru ini sudah menyerahkan SPT sehingga contoh ini diharapkan bisa memberikan kesadaran pejabat dan masyarakat untuk menunaikan kewajibannya membayar pajak.

"Harapan kami mudah-mudahan hari ini menjadi langkah baik sehingga ke depannya menjadi baik lebih baik. Semoga Indonesia lebih maju, Kabupaten Bangka lebih maju dan pembangunan bisa dilaksanakan di seluruh sektor," harap Dahlan.

Pada Pekan Panutan Pajak ini diserahkan penghargaan kepada wajib pajak pembayar pajak besar dan bendahara OPD.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian Napitupulu, Kepala DPP Pratama Bangka Dwi Haryadi, Forum Komunikasi Pemimpin Daerah, para OPD di Pemkab Bangka serta undangan lainnya.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: tidakada016
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved