Terungkap, Inilah Kata-kata Terakhir Putri Diana Sebelum Meninggal Dunia

Pada 31 Agustus 1997, Putri Diana meninggal dalam kecelakaan mobil di sebuah terowongan di Paris, Perancis

Terungkap, Inilah Kata-kata Terakhir Putri Diana Sebelum Meninggal Dunia
troab.com
Putri Diana 

"Kami sangat dekat dan butuh waktu kurang dari tiga menit untuk mencapainya. Bersama 10 orang anggota, kami menggunakan dua mobil pemadam. Mobil itu berantakan dan kami hanya menghadapinya sebagai kecelakaan lalu lintas. Kami langsung bekerja untuk melihat siapa yang membutuhkan pertolongan dan siapa yang masih hidup.

Ketika sampai di mobil, saya bisa melihat supirnya sudah meninggal dan tidak ada yang bisa dilakukan untuknya. Fayed berada di belakang dan dalam kondisi buruk, dia mengalami serangan jantung di dalam mobil dan saat dia dibawa keluar, dia dinyatakan meninggal oleh seorang paramedis. Pengawal di depan sadar, tapi dia terjebak dan mengalami luka parah, "kata Gourmelon.

"Dia terus menanyakan keadaan sang putri, dan berkata, 'Di mana dia? Dimana dia'? Tapi tim saya menyuruhnya untuk tetap tenang dan tidak berbicara. Kukatakan padanya jika tak satu pun dari orang-orangku fasih berbicara bahasa Inggris, jadi lebih baik dia tetap diam dan tidak bergerak.

Saya mengatakan kepadanya untuk tidak khawatir kami menjaga semua orang. Wanita itu, yang kemudian saya temukan adalah Putri Diana, berada di kursi belakang. Dia bergerak sangat sedikit dan saya bisa melihat dia hidup. Saya melihat dia mengalami luka ringan pada bahu kanannya , selain itu, tidak ada luka yang signifikan. Sama sekali tidak ada darah di tubuhnya, "kata Gourmelon.

"Saya memegang tangannya dan menyuruhnya untuk tenang dan tetap diam, saya bilang saya ada di sana untuk membantu dan meyakinkannya. Dia berkata,

"Ya Tuhan, apa yang terjadi?' Saya memberinya oksigen dan saya berada di sampingnya saat dia dibawa keluar dari mobil. Sejujurnya saya pikir dia akan baik-baik saja. Sejauh yang saya tahu, saat berada di ambulans, Putri Diana masih hidup dan saya berharap dia tetap hidup. Tapi saya tahu kemudian dia meninggal di rumah sakit. Itu sangat menjengkelkan. Saya tahu sekarang ada luka dalam yang serius, tapi keseluruhan kejadian masih sangat banyak dalam pikiran saya. Dan kenangan malam itu akan tinggal bersama saya selamanya, "tambah Gourmelon.(TribunTravel.com/Ambar Purwaningrum)

Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved