Didemo di Kalsel Gara-gara 'Goyang Ngebor', Inul Dinasihati dan Diangkat Anak

Didemo di Kalsel Gara-gara 'Goyang Ngebor', Inul Dinasihati dan Diangkat Anak oleh Guru Sekumpul

Didemo di Kalsel Gara-gara 'Goyang Ngebor', Inul Dinasihati dan Diangkat Anak
inul 

Tentang buku yang cetakan pertamanya tahun 2004 lalu ini,   saya beli di sebuah kios di dekat Sekumpul,  Martapura.  Buku mengenai guru Sekumpul ini dicetak terbatas, sekalipun sudah dicetak  enam kali hingga tahun 2006,  tapi sangat sulit didapat.  Saya mendapat buku ini dari seseorang di sekitar Sekumpul.  Kebetulan dia memiliki dua buku. Dan dua-duanya diberikan ke saya.  Saya sangat senang sekali, seakan saya bertemu langsung dengan Guru.  Setidaknya buku ini mengobati kerinduan saya tentang ulama kharismatik ini.  Di dalamnya ada banyak foto-foto beliau. Tiba di Samarinda, buku satunya saya berikan kepada seseorang. Setelah itu ada beberapakali saya ke Banjarmasin lewat darat,  dan setiap itu pula saya mencari buku--tentang ulama yang fotonya banyak dipajang di dinding-dinding rumah warga ini--- namun sayangnya buku ini tak ada lagi yang menjual. Beberapa teman yang ke Banjar juga mencari tapi tak pernah mendapatkan.

Karena saya juga memiliki kerinduan dengan wali Allah ini,  sekalipun saya tak sempat atau pernah bertemu beliau seperti halnya Rosyadi,  saya juga ingin ‘mengenang’ beliau.  Pada 2008 saya membuat tabloid mengenai beliau.  Tabloid yang bernama Qalam yang berjumlah 16 halaman dan dicetak 1000 eksemplar  ini juga saya bagikan ketika ke Banjarmasin melalui jalan darat.

Yah, beginilah saya mengenang beliau,  yang tak pernah saya jumpai langsung.Sekalipun tak pernah diberi nasehat langsung,  kita bisa mengingat kembali nasehat yang disampaikannya;  pertama,  menghormati ulama dan orang tua. Kedua, baik sangka terhadap muslimin.Tiga,murah hati. Empat, murah harta. Lima, manis muka. Enam, jangan menyakiti orang lain. Tujuh, mengampunkan kesalahan orang lain. Delapan, jangan bermusuh-musuhan.Sembilan, jangan tamak/jangan serakah. Sepuluh,  berpegang kepada Allah, pada qobul segala hajat. Sebelas, yakin keselamatan itu pada kebenaran,” demikian tulis Akhmad Zailani mengulas buku yang ditulis Ahmad Rosyadi ini dan pandangannya tentang Guru Sekumpul dan jemaahnya.  (banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Baca:

Gempar! Kerangka Mumi Mirip Alien Ditemukan di Belakang Gereja

Istri Jadi TKW dan Kirimi Uang sampai Beli Tanah, Suami Malah Nikah Lagi, Hanya Lihat Videonya

Pernah Sekamar Bareng, Gressa Beberkan Jika Lucinta Luna Alami Menstruasi

Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved