Leisure Bangka Belitung

Disparpora Gandeng Tirta Tapta Gelar Evet Festival Kepariwisataan Lomba Kicau Burung

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka mengandeng pihak Tirta Tapta Pemali mengelar Festival Kepariwisataan Lomba Kicau Burung

Disparpora Gandeng Tirta Tapta Gelar Evet Festival Kepariwisataan Lomba Kicau Burung
Bangka Pos / Nurhayati
Lomba Kicau Burung di Tirta Tapta Pemali 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka mengandeng pihak Tirta Tapta Pemali mengelar Festival Kepariwisataan Lomba Kicau Burung, Minggu (25/3/2018) yang diikuti ratusan peserta dengan memperebutkan 30 kategori.

Kegiatan ini dibuka langsung dengan mengantungkan sangkar burung oleh Wakil Ketua Tim Kalender of Event Kementerian Pariwisata M Iqbal Alamsyah dan Asisten Deputi Infrastruktur Pelayaran, Perikanan dan Pariwisata Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman Rahman Hidayat didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Asep Setiawan dan Manajer Operasional Tirta Tapta Susilo Andi Sarjono.

Asisten Deputi Infrastruktur Pelayaran, Perikanan dan Pariwisata Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman Rahman Hidayat mendukung kegiatan Festival Kepariwisataan Lomba Burung Berkicau.

Menurutnya, jika pariwisata mau hidup harus banyak mengadakan berbagai event untuk menarik para wisatawan seperti lomba burung berkicau ini.

"Yang menghidupkan pariwisata itu event semakin banyak event semakin bagus semakin hidup wisatanya," ungkap Rahman kepada bangkapos.com.

Dia mencontohkan seperti Kabupaten Banyuwangi setiap minggu banyak event yang diadakan baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional. Bahkan setiap hari selalu ada event pariwisata sehingga bisa mengubah karakter ekonomi maupun masyarakat daerah tersebut.

"Kalau disana pariwisata jadi pengerak ekonomi dan karakter masyarakatnya sudah berubah yakni melayani," kata Rahman.

Di Pantai Watu Ulo Banyuwangi masyarakatnya sekitar jam 05.00 WIB sebelum matahari terbit setiap hari sudah bergotong royong membersihkan pantai karena mereka sudah menyadari pariwisata sudah menjadi bagian hidup mereka.

Oleh karena itu, dia menyarankan agar festival pariwisata seperti lomba kicau burung ini dijadikan agenda tetap pariwisata di Tirta Tapta. Dengan demikian para komunitas burung sudah memegang jadwal agenda tersebut.

"Misalnya di akhir tahun atau awal tahun dirilis diumumkan ke publik oleh media. Di sini di Kabupaten Bangka bisa disinergikan dan dikoordinasikan dengan kabupaten lain sehingga eventnya tidak bertabrakan," saran Rahman.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved