Inilah Pesawat 'Hari Kiamat' Amerika Serikat, Dilengkapi Teknologi Kuno Era Perang Dingin

Pesawat Boeing E-4B ini memang dirancang untuk menahan segala radiasi dari perang nuklir.

Inilah Pesawat 'Hari Kiamat' Amerika Serikat, Dilengkapi Teknologi Kuno Era Perang Dingin
Kompas.com
E-4B, burung besi berjuluk 'pesawat hari kiamat' milik Amerika Serikat. 

BANGKAPOS.COM - Mungkin kalian pernah mendengar apa itu Air Force One milik Presiden Amerika Serikat.

Yap, Air Force One ialah pesawat kepresidenan yang selalu ditumpangi oleh orang nomor satu di negara adidaya itu ketika melakukan kunjungan kenegaraan.

Namun di sini kita tidak akan membahas Air Force One maupun Air Force Two yang dinaiki oleh wakil presiden AS.

Jika mereka berdua punya pesawat kepresidenan masing-masing, maka Menteri Pertahanan AS pun juga punya pesawat sendiri untuk melakukan kunjungan keluar negeri.

Baca: Retakan Besar Mengerikan Muncul di Kenya, Benua Afrika Diprediksi Bakal Terbelah

Nama pesawatnya pun terdengar ngeri di telinga, yakni Boeing E-4B Doomsday Plane alias Pesawat 'Hari Kiamat.'

Kenapa bisa dijuluki Doomsday? sebenarnya 'Hari Kiamat' yang dimaksud adalah jika terjadinya perang nuklir.

Pesawat Boeing E-4B ini memang dirancang untuk menahan segala radiasi dari perang nuklir.

Pesawat ini juga selalu terbang bersama dengan Air Force One ketika melakukan kunjungan kenegaraan.

Baca: Putri Cantik Luis Milla Merasa Beruntung Bertemu si Kribo Ini

Lebih dari itu, Doomsday Plane juga digunakan untuk berjaga-jaga jika Presiden dan Wakil Presiden AS mengalami sesuatu yang tidak diinginkan saat melakukan kunjungan kenegaraan.

Nah, saat itulah Menteri Pertahanan akan berperan sebagai pengambil keputusan/Kepala Negara dari pesawat ini.

//

Dari Doomsday Plane, Menteri Pertahanan bisa melakukan perintah strategis.

Misalnya menghubungi angkatan perang AS untuk melakukan operasi militer, meluncurkan rudal balistik nuklir dan lain sebagainya.

Baca: Di Pasar Ini, Istri Bisa Dibeli Untuk Dibawa Pulang, Harganya Mulai 3 Jutaan

Di dalam pesawat 'Hari Kiamat' ini juga dilengkapi dengan segala peralatan yang bisa dibilang kuno.

Kuno karena teknologi yang diaplikasikan di dalamnya berasal dari era perang dingin tahun 1973 alias analog, bukan digital.

undefined
Berbagai panel analog kuno di E-4B

Alasannya bukan karena pihak Amerika tak mampu melakukan modernisasi, namun peralatan kuno itu dianggap anti penyadapan.

Peralatan tersebut juga tidak mudah lumpuh ketika dioperasikan saat terjadinya perang nuklir.

Baca: Ternyata Valentino Rossi Lebih Kagum Pada Pebalap MotoGP Ini Ketimbang Marc Marquez

Boleh dibilang Boeing E-4B merupakan Airborne Strategic Command and Control Post utama AS saat di udara.

Selain mengangkut Menhan AS, pesawat ini juga mengangkut para petinggi negara dan militer yang mempunyai wewenang atas negara Amerika Serikat.

Selebihnya, pesawat ini juga bisa dijadikan Air Force One dadakan jika pesawat asli Air Force One tidak bisa dioperasikan.

Sekarang AU AS memiliki empat unit E-4B yang dioperasikan skadron 1st Airborne Command and Control Squadron, Offutt Air Force Base, Nebraska.

undefined
Pesawat 'hari kiamat' AS sedang parkir dibandara soekarno hatta Januari lalu

Doomsday Plane ini juga pernah mengunjungi Indonesia pada 23 Januari 2018 dan parkir di apron bandara Soekarno-Hatta.

Baca: Yulia Mochamad Buka Suara soal Heboh Kabar Foto Pernikahannya dengan Penyanyi Religi Opick

Saat itu pesawat ini ditumpangi oleh Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis, yang melakukan kunjungan ke Indonesia. (Grid.ID/Seto Ajinugroho)

Artikel ini telah tayang di Grid.ID dengan judul Doomsday Plane, Pesawat 'Hari Kiamat' Amerika Serikat yang Pernah Mendarat di Indonesia

//
 
Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved