Sabtu, 11 April 2026

Begini Ciri-ciri Mengenal Jamur Beracun, dan Dampaknya

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Arfani Rahman mengaku prihatin dengan kondisi Sukirman sekeluarga yang keracunan setelah mengkonsumsi jamur

Penulis: nurhayati | Editor: M Zulkodri
Bangka Pos / Nurhayati
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman mengaku prihatin dengan kondisi Sukirman dan keluarganya yang keracunan setelah mengkonsumsi jamur

"Dari hasil keterangan yang saya baca di Bangkapos online dan melihat bentuk fisik jamur yang dikonsumsi berdasarkan hasil koordinasi dengan Pak Boyandra, kami belum begitu jelas jenis jamurnya, karena harus melalui penelitian di laboratorium, namun dapat kami berikan gambaran yg mendekati kebenaran, yaitu Jenis Jamur Amanita sp," ungkap Kemas saat dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (2/4/2018) malam.

Jamur tersebut ada sekitar 600 spesies yang ditemukan, ada yang beracun dan ada yang tidak beracun. Kemungkinan jamur yang dikonsumsi adalah Amanita virosa (destroying angel) yang mempunyai ciri-ciri berwarna putih dan akan berubah warna kecoklatan setelah dipetik.

"Jamur ini kelihatan putih indah namun beracun (amatoxins) yang dapat merusak hati dan ginjal secara singkat," kata Kemas.

" Bila terlanjur mengkonsumsi jamur beracun dan timbul gejala-gejala seperti diatas, segera berikan air putih sebanyaknya untuk menghindari dehidrasi, usahakan yang bersangkutan jangan banyak bergerak dan segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat," tambahnya 

Dia menjelaskan ciri-ciri jamur yang beracun adalah sebagai berikut:
1. Warnanya mencolok.
2. Bau tidak sedap.
3. Nasi akan berwarna kuning bila jamur tersebut ditaruh didalamnya.
4. Benda yg terbuat dari perak akan kehitaman atau kebiruan bila digosokkan jamur beracun terutama dari jamur Lactarius terminosus, namun tidak terjadi bila jamurnya Amanita phalloides.
5. Mudah hancur bila diraba.
6. Serangga yg mengkonsumsi jamur tersebut akan mati.

Sedangkan tips memilih jamur yang beracun atau tidak sebagai berikut:
1. Jangan mengambil jamur yang memiliki cawan pada bagian pokok batangnya, kecuali bila sudah kenal betul jenis jamur tersebut seperti jamur Merang dan lainnya.
2. Jangan mengambil jamur yg belum mekar benar karena belum diketahui jenisnya dan sulit dibedakan mana jenis yang beracun atau tidak.
3. Jangan mengambil jamur dari kotoran hewan.
4. Jangan memakan jamur yang bergetah setelah dipotong.
5. Jangan mengambil jamur yabg berbau tidak enak dan berwarna coklat kehitaman, kecuali sudah kenal betul seperti jamur Shitake yang        berbau seperti petai.

6 Kenal betul dengan jenis jamur yang akan diambil untuk dikonsumsi.
7. Jangan mengambil jamur yang berasal dari tempat yang kotor dan berbau.
8. Biasakan membawa logam perak untuk menguji apakah jamur yang diambil beracun atau tidak. Bila kita gosokkan sebagian jamur pada      perak berubah warna kehitaman atau kebiruan berarti jamur tersebut beracun.
9. Apakah ada serangga yang sering menempel pada jamur tersebut, bila tidak patut dicurigai beracun.

Dampak yang terjadi jika mengkonsumsi jamur beracun adalah timbulnya beberapa variasi gejala sebagai berikut :
1. Sakit pada bagian perut.
2. Wajah pucat.
3. Berkeringat dingin.
4. Mual bahkan sering muntah.
5. Tubuh lemas dan terkadang disertai kejang-kejang.
6. Bibir kering.
7. Mata berkunang-kunang.
8. Pingsan, bahkan dapat berujung pada
9. Kematian.

(*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved