Hadiri Peringatan Hari Autis Dunia, Gubernur Babel Apresiasi Pekerja PLA

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan didampingi sang istri, Melati dan kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung

Hadiri Peringatan Hari Autis Dunia, Gubernur Babel Apresiasi Pekerja PLA
Bangka Pos/Putrie Agusti Saleha
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Putrie Agusti Saleha

BANGKAPO.COM, BANGKA - Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan didampingi sang istri, Melati dan kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung bercengkrama dan bermain dengan anak-anak penyandang autis dalam peringatan Hari Autis Dunia di gedung Pusat Layanan Autis (PLA) Bangka Belitung, senin (2/04/2018).

Selain itu, Erzaldi pun menyempatkan diri untuk menyambangi stand-stand makanan dan kerajinan tangan yang diolah dan dibuat oleh para orang tua dan anak-anak penyandang disabilitas dari beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) di kabupaten/kota.

“Ini siapa yang buat? Sehari bisa bikin berapa yang kayak begini?,” Erzaldi bertanya kepada siswa-siswi SLB yang sedang merajut aneka macam kerajinan tangan seperti taplak meja.

Seorang pendamping dari SLB tersebut pun menyampaikan bahwa rajutan-rajutan tersebut adalah buatan siswa-siswi tersebut.

“Ini semua buatan dari mereka sendiri pak, kalau sehari biasanya mereka bisa produksi satu buah,” Jelasnya.

Erzaldi menyampaikan rasa terima kasihnya dan apresiasinya kepada para pekerja yang ada di Pusat Layanan Autis (PLA) Bangka Belitung.

“Saya berterima kasih sekali kepada para pekerja disini, karena kalian sangat luar biasa. Tidak banyak orang yang memiliki hati sesabar anda semua. Tidak banyak orang yang bisa mengendalikan sikap anak yang hiperaktif, semoga Tuhan membalas budi baik anda semua,” Ucap Erzaldi.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Bangka Belitung, M. Sholeh bahwa pekerja yang ada di PLA sendiri merupakan pekerja honorer yang berjumlah 21 orang.

“Pekerja di PLA sendiri merupakan tenaga honorer yang berjumlah kurang lebih 21 orang. Terdiri dari 8 pendidik, 7 terapis, 3 admin, dan 3 office boy,” Ungkap Sholeh.

Erzaldi berharap bahwa PLA di Bangka Belitung dapat menjadi yang terbaik di Indonesia dan memberikan dan memfasilitasi orang-orang penyandang autis di Bangka Belitung.

“Saya kemarin baru tahu kalau PLA di Babel adalah nomor 2 terbaik se-Indonesia walaupun dengan segala keterbatasan yang ada. Saya berpesan nantinya agar kita jangan membiarkan mereka berjalan sendiri. Pemerintah harus concern dengan mereka dengan kebutuhan khusus karena mereka berhak untuk mendapatkan perlakuan yang sama,” Imbuhnya.

Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved