Breaking News
Mammak Ditemukaan Mengapung Sambil Berpegangan di Sebatang Kayu
Mammak (59) Nelayan tenggelam di sungai Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah ditemukan sedang berpegangan erat dengan ranting kayu
Penulis: Riki Pratama | Editor: Evan Saputra
Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama
BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Mammak (59) Nelayan tenggelam di sungai Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah ditemukan sedang berpegangan erat dengan ranting kayu yang telah mati di pinggiran sungai, pada Senin (2/4/2018) pagi
Kepala BPB Kesbangpol Bangka Tengah Amran mengatakan bahwa ketika ditemukan korban berpegangan erat dengan sebatang kayu yang berada di pinggiran sungai. Sementara jarak korban tenggelam dan ditemukan oleh tim gabungan berjarak kurang lebih dua mil.
"Korban ditemukan dalam posisi berpegangan erat pada sebatang kayu mati. Lalu korban diangkat dan dimasukkan ke dalam kantong mayat, dibawa dengan kapal milik keluarga korban," jelas Amran kepada wartawan Senin (2/4/2018)
Dimana menurut Amran kronologis ditemukan korban, berawal dari Minggu malam tadi, Tim pencarian dari unsur BPBD Provinsi, BPB Kespangpol yang memutuskan melanjutkan pencarian dimalam hari.
Lalu menurutnya pencarian oleh Tim, sempat dihentikan pada pukul 11.30 WIB malam, karena tidak ada tanda munculnya korban.
"Lalu kami pada dini hari tadi, pencarian dilanjutkan didukung oleh anggota keluarha korban. Pencarian dilakukan dengan cara menyebar menjauh dari titik lokasi perkiraan tenggelam. Cara tersebut ternyata efektif, dengan ditemukan korban mengapung dipermukaan air, dengan kondisi tertelungkup, sementara jarak korban ditemukan berjarak dua mil dari titik lokasi tenggelamnya korban,"lanjutnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/proses-evakuasi-jenazah_20180402_102254.jpg)