Rabu, 8 April 2026

Breaking News

Mammak Ditemukaan Mengapung Sambil Berpegangan di Sebatang Kayu

Mammak (59) Nelayan tenggelam di sungai Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah ditemukan sedang berpegangan erat dengan ranting kayu

Penulis: Riki Pratama | Editor: Evan Saputra
Istimewa
Proses evakuasi jenazah nelayan asal Kurau Mammak yang meninggal tenggelam ketika mencari kayu bagan, foto diambil Senin (2/4/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Mammak (59) Nelayan tenggelam di sungai Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah ditemukan sedang berpegangan erat dengan ranting kayu yang telah mati di pinggiran sungai, pada Senin (2/4/2018) pagi

Kepala BPB Kesbangpol Bangka Tengah Amran mengatakan bahwa ketika ditemukan korban berpegangan erat dengan sebatang kayu yang berada di pinggiran sungai. Sementara jarak korban tenggelam dan ditemukan oleh tim gabungan berjarak kurang lebih dua mil.

Mamak yang ditemukan sudah mengapung dialiran Sungai Kurau Senin 2/4/2018
Mamak yang ditemukan sudah mengapung dialiran Sungai Kurau Senin 2/4/2018 (Istimewa)

"Korban ditemukan dalam posisi berpegangan erat pada sebatang kayu mati. Lalu korban diangkat dan dimasukkan ke dalam kantong mayat, dibawa dengan kapal milik keluarga korban," jelas Amran kepada wartawan Senin (2/4/2018)

Dimana menurut Amran kronologis ditemukan korban, berawal dari Minggu malam tadi, Tim pencarian dari unsur BPBD Provinsi, BPB Kespangpol yang memutuskan melanjutkan pencarian dimalam hari.

Lalu menurutnya pencarian oleh Tim, sempat dihentikan pada pukul 11.30 WIB malam, karena tidak ada tanda munculnya korban.

Jasad Mammak (59) nelayan bagan asal desa Kurau , Kabupaten Bangka Tengah yang sempat hilang tenggelam akhirnya di temukan pada, pada Senin (2/4/2018) pagi, di sungai Kurau pukul 06.15 WIB oleh tim gabungan.
Jasad Mammak (59) nelayan bagan asal desa Kurau , Kabupaten Bangka Tengah yang sempat hilang tenggelam akhirnya di temukan pada, pada Senin (2/4/2018) pagi, di sungai Kurau pukul 06.15 WIB oleh tim gabungan. (Istimewa)

"Lalu kami pada dini hari tadi, pencarian dilanjutkan didukung oleh anggota keluarha korban. Pencarian dilakukan dengan cara menyebar menjauh dari titik lokasi perkiraan tenggelam. Cara tersebut ternyata efektif, dengan ditemukan korban mengapung dipermukaan air, dengan kondisi tertelungkup, sementara jarak korban ditemukan berjarak dua mil dari titik lokasi tenggelamnya korban,"lanjutnya

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved