Breaking News:

Ahmad Damiri Sebut Lada Babel Belum Memenuhi Standar Nasional Indonesia

"Sampai saat ini petani lada kita belum memenuhi standar atau belum di sertifikasi"

Editor: M Zulkodri
Putrie Agusti Saleha
Pertemuan Pembeli Lada Jerman dengan Petani dan pemerintah provinsi Bangka Belitung 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Putrie Agusti Saleha

BANGKAPOS.COM, BANGKA-Ahmad Damiri selaku Kepala Dinas Pangan Provinsi Bangka Belitung mengatakan dalam pertemuan bersama Pembeli Lada dari perusahaan bumbu dan saus Verstegen yang berasal dari negara Jerman bahwa lada yang dihasilkan petani Bangka Belitung belum memenuhi standar nasional Indonesia.

"Sampai saat ini petani lada kita belum memenuhi standar atau belum di sertifikasi. Sedangkan untuk ladanya juga belum memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal itu dikarenakan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti contohnya lada tersebut harus aman untuk dikonsumsi sedangkan petani kita masih banyak yang menggunakan pestisida." Papar Damiri dalam pertemuan yang diadakan di Ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur, Jumat (06/04/2018).

Selanjutnya Vivi, perwakilan dari GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammebarbeit) atau badan kerjasama Jerman yang sudah berada di Indonesia sejak tahun 1975 menyampaikan bahwa pertemuan tersebut, dapat menjadi wadah dalam mewujudkan kerjasama antara provinsi Bangka Belitung dengan tim pembeli lada.

"Selain melakukan kerjasama, kami berencana untuk mengadakan program pemberdayaan petani lada di kabupaten yang ada di Bangka, sehingga nanti petani-petani lada di Bangka Belitung ini dapat menghasilkan lada yang berkualitas tinggi." jelas Vivi.

Ia menambahkan bahwa pemberdayaan tersebut kelak akan berbentuk "training of trainers" kemudian petani yang telah di bimbing tersebut akan membantu membina petani lada lainnya.

"Untuk tahun 2018 kita harap program ini dapat mengcover 500 petani yang bisa kita bina, hingga nanti target kita pada tahun 2020 ada sekitar 1000 petani yang telah kita berdayakan." Sambungnya.

Pertemuan tersebut juga di hadiri oleh Yan Megawandi, selaku Sekretaris Daerah Provinsi Bangka Belitung. Yan berharap bahwa forum pertemuan tersebut dapat menjadi wadah antara petani lada dan institusi terkait untuk saling berdiskusi.

"Saya harap pertemuan kita ini dapat menjadi tempat agar para petani dan instansi terkait ada yang bisa di diskusikan disini. Untuk kerjasamanya kita harus meletakkan pondasi terlebih dahulu agar dapat mewujudkan bangka sebagai kiblat lada dunia." Imbuhnya.(*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved