Gara-gara Suami ' Kecolongan', Pernikahan Wanita Ini Harus Berakhir dalam Hitungan Jam

Seorang pengantin pria nampaknya 'kecolongan' di malam pertama setelah pernikahannya

Gara-gara Suami ' Kecolongan', Pernikahan Wanita Ini Harus Berakhir dalam Hitungan Jam
net
Ilustrasi 

Keluarga mempelai pria sekarang menginginkan pernikahan pasangan tersebut dibatalkan, meski baru saja melaksanakan pernikahan pada hari sebelumnya.

Wakil kepala polisi provinsi Prey Veng Pov Chivy mengatakan, "Menurut laporan interogasi, tersangka mengaku telah lama mencintai sang wanita, namun keluarganya miskin dan dia tidak berani melamar."

Pada hari pernikahan korban, tersangka terus menatap pasangan pengantin baru itu hampir setiap menit karena rumahnya ada di sebelah rumah pengantin wanita.

Kepala Polisi Kanh Chriech distrik Sao Chantha mengatakan bahwa tersangka tersebut pertama kali mengaku telah berhubungan intim dengan pengantin wanita sebanyak tiga kali.

Namun kemudian mengubah ceritanya dan mengatakannya baru sekali.

Chantha menegaskan, "Tersangka tertangkap di kamar pengantin wanita, dan dia telanjang."

Menurut polisi, tersangka mengaku "berencana memperkosanya lagi," tapi dia tertidur.

Keluarga mempelai pria terkejut dengan keadaan tersebut dan sekarang mengatakan bahwa mereka ingin pernikahan itu dibatalkan.

Dia mengatakan bahwa mereka juga ingin mas kawin senilai Rp19 juta dikembalikan.

Media lokal melaporkan bahwa surat perintah penangkapan Chanseng menunjukkan bahwa dia telah dikenai kasus pemerkosaan dengan menggunakan Pasal 239 KUHP Kamboja.

Tersangka menghadapi lima sampai 10 tahun penjara jika memang terbukti bersalah. (Adrie P. Saputra)

Editor: tidakada016
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved