Ini Peruntukkan Dana Kapitasi BPJS Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono Susanto mengatakan peruntukkan dana kapitasi yang diberi BPJS Kesehatan ke FKTP dibagi dalam dua

Ini Peruntukkan Dana Kapitasi BPJS Kesehatan
Bangka Pos / Krisyanidayati
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yan Megawandi mengatakan pihaknya akan menyurati kabupaten/kota terkait tunggakan iuran BPJS 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono Susanto mengatakan peruntukkan dana kapitasi yang diberi BPJS Kesehatan ke FKTP dibagi dua, 60 persen untuk honor jasa medik dan 40 persen digunakan untuk peningkatan mutu layanan.

"Kapitasi ini langsung ke FKTP, pembagian 60 persen untuk honor dan jasa medik, ini enggak masalah. Tapi 40 persen ini digunakan untuk beli obat dan operasional lainnya, sebagai besar untuk obat. tapi obat ini sudah disediakan APBD makanya itu tidak terserap di 40 kalau di Babel," katanya, Jum'at (6/4/2018).

Apabila anggaran ini juga turut digunakan untuk obat, maka akan terjadi tumpang tindih anggaran yang berdampak pada temuan.

"Kalau obatnya sudah ada di APBD jangan dibelikan lagi dengan dana kapitasi, sehingga Anggaran itu numpuk dan tidak digunakan. obat-obatan itu kan hampir sama seperti kita drop dari Pemda. Kalau terjadi kekurangan baru beli, makanya anggaran itu numpuk. Kalau duplikasi ini diutamakan APBD karena penyerapannya dipantau terus," tambahnya.

Menurutnya, apabila dana kapitasi ini dioptimalkan akan sangat mendukung untuk peningkatan mutu layanan.

Plh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Pangkalpinang, Adian Fitria mengatakan di Babel ada 124 FKTP. Ia mengatakan peruntungan dana kapitasi ini diserahkan ke masing-masing FKTP.

"Pada prinsipnya kami membayar sesuia jumlah peserta di FKTP itu. Kalau secara regulasi ini dipakai untuk operasional, tergantung dari masing-masing fKTP, untuk peningkatan kualitas pelayanan," katanya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pelayanan ini harus dioptimalkan, dan dengan adanya dana kapitasi mutu pelayanan harus lebih bagus.

"Harapan kami FKTP dua komponen pokok itu misalnya terkait gaji, alat-alat, kebutuhan habis pakai seperti obat, itu harus terpenuhi dulu. Peningkatan kualitas digunakan secara maksimal sistem antrian, bisa menambah alat-alat pelayanan. sisa dari anggaran pokok untuk peningkatan mutu," jelasnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved