Minggu, 19 April 2026

Viral usai Peras Pemotor yang Ibunya Sakit, Begini Nasib Polantas Bripka TA

Benni tanpa rasa takut mengungkap perilaku oknum Polantas di sebuah gedung kosong tersembunyi.

Editor: Teddy Malaka

BANGKAPOS.COM -- Keberanian juga cara perekam video oknum polisi diduga melakukan pungutan liar (Pungli) pada seorang pengendara motor mendapat banyak pujian dari warganet.

Pemilik akun Youtube Benni Eduward belakangan menjadi perbincangan warganet.

Akun tersebut mengunggah video menggeramkan pada 3 April 2018.

Di video tampak sekali dua anggota polisi.

Satu orang berseragam lengkap, satu lagi hanya mengenakan kaos cokelat khas polisi.

Polisi yang berseragam lengkap diminta untuk memberi surat tilang pada seorang pemuda.

"Tolong kembalikan pak, masa bapak tilang terus uangnya juga bapak ambil," kata suara lelaki di video.

"Tolong kembalikan pak, dia ini orang susah, bapak tahu gak uangnya itu buat apa, buat nembus obat mamaknya," lanjut lelaki.

Hanya saja, polisi yang berseragam lengkap bersikukuh bahwa dirinya tak menerima sepeser pun.

Setelah mendapat sedikit desakan, polisi tersebut lantas menghampiri perekam.

Seperti hendak mencoba untuk merebut kamera yang digunakan untuk merekam.

Suasana di ruang kosong tersebut berubah menjadi tegang ketika polisi bernama Bripka Teta Ardiansyah itu mencoba untuk mendekati perekam.

Ketika ditanya namanya, kedua polisi tersebut tak menjawab.

Sampai akhirnya polisi berseragam mengabulkan untuk membuat surat tilang.

Perekam kembali protes ketika surat tilang yang diberi malah yang warna biru.

Ia tetap mendesak polisi untuk memberi surat tilang merah agar bisa mengikuti sidang.

"Uangnya sudah diminta balik dek ?"

tanya perekam pada pemuda yang ditilang.

Menggunakan bahasa daerah, polisi tersebut bersikukuh bahwa dirinya tak menerima uang.

Sampai-sampai polisi itu kembali menghampiri perekam.

"Masa kaya gitu sih, kan sudah ditilang, bentar saya teleppon propam," kata perekam.

Polisi lantas menanyakan keberadaan dari motor.

Melansir Tribun Medan Kapolda Sumatera Selatan Irjen (Pol) Zulkarnain Adinegara mengatakan, Bripka TA yang diketahui bertugas sebagai anggota Lalulintas di Polresta Palembang tengah menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Selatan.

"Saya prihatin dengan kejadian ini. Sekarang sudah diproses di Propam. Sudah di-nonjobkan (bebas tugas)," kata Zulkarnain saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (5/4/2018).

Menurut Zulkarnain, jika dalam pemeriksaan Bripka TA terbukti melakukan pemerasan, dia tidak akan segan untuk melakukan pemecatan.

"Sekarang masih diperiksa dulu. Jika korban melapor ke pidana umum atas kasus pemerasan, bisa dipecat," ujar jenderal bintang dua ini.

Hingga kini video tersebut sudah menjadi viral.

Banyak warganet memuji keberanian dari lelaki yang merekam.

Thony Liong 86 : Bagus d viralkan biar yg lain pda tau mantappp bwt abang nih saluttt

Saliem Prayogo : Salut buat yg ngrekam apreciate banget buat menunjukan kebusukan oknum polisi......Prihatin banget sama oknum polisi kya preman g berpendidikan....

Andry Boy Purba : Awak dapat pelajaran banyak dari abang. Dari keberanian dan pengetahuannnya ya. Top bang.

Bripka TA, anggota kepolisian yang tepergok menarik pungutan liar (pungli) atau pemerasan ke pemotor dalam video yang viral, ditindak.

Anggota Lalulintas di Polresta Palembang itu tengah dibebastugaskan dan diperiksa di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Selatan.

Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, Kamis (5/4/2018), hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen (Pol) Zulkarnain Adinegara, Kamis (5/4/2018).

"Saya prihatin dengan kejadian ini. Sekarang sudah diproses di Propam. Sudah di-nonjobkan (bebas tugas)," kata Zulkarnain saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (5/4/2018).

Menurut Zulkarnain, jika korban melapor ke pidana umum dan Bripka TA terbukti melakukan pemerasan, maka dirinya tak segan untuk memecat anggotanya itu.

"Sekarang masih diperiksa dulu. Jika korban melapor ke pidana umum atas kasus pemerasan, bisa dipecat," ujar jenderal bintang dua ini.

Sebelumnya, Bripka TA terekam dalam video di Youtube unggahan benni eduward, Selasa (3/4/2018).

Benni tanpa rasa takut mengungkap perilaku oknum Polantas di sebuah gedung kosong tersembunyi.

Terlihat anggota kepolisian yang menggelar razia bersantai di komplek Taman Makam Pahlawan, Palembang itu.

Mereka disebutkan telah melakukan pungli pada sejumlah pengendara.

Benni menghampiri oknum polisi itu untuk menemani mahasiswa yang jadi korban pungli meminta uangnya kembali.

(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved